Sigi Hari Ini
Dilepas Menteri Transmigrasi, 56 Ton Durian Asal Sigi Tembus Pasar Tiongkok
Kegiatan pelepasan ekspor tersebut berlangsung di Pelabuhan Pantoloan, yang menjadi pintu utama.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 56 ton Durian asal Kabupaten Sigi ikut dalam ekspor Durian beku ke Tiongkok dari Sulawesi Tengah, bagian dari 17 kontainer dengan total 459 ton.
- Nilai ekonominya mencapai Rp5,6 miliar, menunjukkan perkembangan pesat sektor hortikultura dan kemampuan Sulawesi Tengah menembus pasar internasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 56 ton Durian asal Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, turut ambil bagian dalam ekspor Durian beku ke Tiongkok yang dilepas langsung oleh Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan pelepasan ekspor tersebut berlangsung di Pelabuhan Pantoloan, yang menjadi pintu utama distribusi komoditas ekspor dari Sulawesi Tengah ke pasar internasional.
Ekspor ini merupakan bagian dari pengiriman 17 kontainer Durian beku dengan total volume mencapai 459 ton. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Sigi menyumbang dua kontainer atau sekitar 56 ton Durian jenis montong yang berasal dari sentra perkebunan di Kecamatan Kulawi dan Palolo.
Owner PT. Amerta Nadi Agro Cemerlang, I Putu Agus Candranata, menyampaikan bahwa pengiriman Durian asal Sigi tersebut memiliki nilai ekonomi yang signifikan, yakni mencapai Rp5,6 miliar.
Baca juga: 1.981 Kopdes Merah Putih Serap Ribuan Tenaga Kerja Sulteng
Selain menjadi bukti daya saing komoditas lokal di pasar global, ekspor ini juga menunjukkan perkembangan pesat sektor hortikultura di Sulawesi Tengah.
Pemerintah daerah terus mendorong hilirisasi produk pertanian agar memiliki nilai tambah dan mampu menembus pasar ekspor.
Data dari pemerintah provinsi menunjukkan, sepanjang Januari hingga April 2026, Sulawesi Tengah telah mengekspor ratusan kontainer Durian beku ke Tiongkok dengan nilai ratusan miliar rupiah.
Hal ini menegaskan posisi daerah sebagai salah satu sentra Durian unggulan di Indonesia.
Baca juga: Kopdes Merah Putih di Sulteng Serap 13.867 Tenaga Kerja Lokal
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam kesempatan tersebut mengapresiasi capaian ekspor Durian Sulawesi Tengah.
Ia menilai komoditas Durian memiliki prospek besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan berbasis pertanian dan transmigrasi.
Dengan meningkatnya permintaan dari pasar Tiongkok, Durian asal Sigi diharapkan terus memperluas pangsa pasar internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. (*)
| Dua Raperda DPRD Sigi Disetujui, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Pajak |
|
|---|
| Penjelasan Kepala Bapenda Sigi Soal Perda Baru Pajak, Prioritaskan Masyarakat Berpenghasilan Rendah |
|
|---|
| Kadis P2KB Sigi Sebut Perda Kesehatan Reproduksi untuk Cegah Stunting |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Polda Sulteng Tetapkan Kepala Kantor Pertanahan Sigi Tersangka |
|
|---|
| Pria di Palolo Sigi Diduga Edarkan Sabu, Polisi Sita 16 Paket |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/su90a-ufs09-ufs90-ua90fa-u90fa.jpg)