Senin, 27 April 2026

Sulteng Hari Ini

Program Banmas Presiden Prabowo 2026, 14 Sapi Kurban Bakal Disalurkan ke Seluruh Sulteng

Bantuan Kemasyarakatan (Banmas), sebanyak 14 ekor sapi kurban disiapkan untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Sulteng.

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunak) Sulteng, Dandy Alfita, saat ditemui di Kantor Disbunak Sulteng, Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (27/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menerima 14 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto melalui program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas), mencakup satu ekor untuk tingkat provinsi dan satu ekor untuk tiap kabupaten/kota. 
  • Seleksi sapi mengutamakan bobot minimal 800 kg, kesehatan prima, dan vaksinasi lengkap; salah satu yang lolos seleksi tingkat provinsi adalah sapi Simental “Si Kentung” seberat 922 kg.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akan menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Melalui program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas), sebanyak 14 ekor sapi kurban disiapkan untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Sulteng.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunak) Sulteng, Dandy Alfita, mengatakan penyaluran bantuan tahun ini menjangkau seluruh kabupaten dan kota.

“Jumlahnya 14 ekor, terdiri dari satu ekor untuk tingkat provinsi dan masing-masing satu ekor untuk 13 kabupaten/kota,” ujarnya saat ditemui di Kantor Disbunak Sulteng, Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, program Banmas Presiden kini mengalami perluasan dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Jika sebelumnya hanya terfokus di tingkat provinsi, kini seluruh daerah di Indonesia mendapatkan alokasi sapi kurban.

Menurut Dandy, proses penjaringan sapi saat ini masih berlangsung di seluruh Indonesia sebelum hasilnya diserahkan ke Sekretariat Kepresidenan.

Baca juga: DWP Donggala Dukung Cek Kesehatan Gratis, Dorong Prolanis Berani Sehat Berkelanjutan

“Nama peternak dan sapi dari masing-masing daerah sudah masuk. Rata-rata sudah terpilih satu ekor per daerah, karena memang disyaratkan satu ekor,” jelasnya.

Meski demikian, beberapa daerah seperti Banggai Laut dan Banggai Kepulauan menyiapkan lebih dari satu kandidat sebagai cadangan apabila bobot sapi belum memenuhi kriteria teknis.

Dandy menegaskan, salah satu syarat utama dalam seleksi sapi kurban Banmas Presiden adalah memiliki bobot minimal 800 kilogram.

Selain itu, kondisi kesehatan hewan juga menjadi perhatian utama. Sapi harus sehat secara klinis, tidak menunjukkan gejala penyakit, serta telah melalui pemeriksaan antemortem.

“Kita lihat kondisi fisiknya, bulu tidak berdiri, kulit mulus, tidak pincang, tidak buta. Itu syarat dasar hewan kurban,” katanya.

Baca juga: Wagub Sulteng Tutup Turnamen Gateball Kartini II 2026, Dorong Perempuan Berdaya

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved