Banjir Bukit Makmur Parimo
Wagub Sulteng Pastikan Infrastruktur Darurat di Bukit Makmur Parimo Ditangani Cepat
Padahal, sebagian besar warga di wilayah itu menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Camat Bolano Lambunu, Sodik Hamzah, menjelaskan bahwa kunjungan Wakil Gubernur mencakup beberapa titik penting.
Tidak hanya jembatan yang hanyut, tetapi juga infrastruktur lain yang membutuhkan perhatian.
“Yang pertama itu soal jembatan Kuala Bugis yang hanyut di Desa Bukit Makmur. Setelah itu meninjau sekolah Kuala Bugis yang rusak, kemudian infrastruktur jalan di Kuala Bugis sepanjang kurang lebih 5 kilometer,” ujar Sodik saat dihubungi, Rabu (29/4/2026).
Selain itu, rombongan juga melanjutkan peninjauan ke wilayah lain.
Baca juga: Gubernur Sulteng Anwar Hafid Percepat Pembayaran Gaji Tenaga Honorer Berdasarkan SK 2025
Di antaranya perkebunan masyarakat di Bukit Berlian.
Serta lokasi perkebunan durian premium milik salah satu pelopor Duriaj Montong di Parimo, Ketut Kari.
Menurut Sodik, seluruh kondisi yang ada telah disampaikan secara langsung kepada Wakil Gubernur.
Ia menyebut, respon yang diberikan cukup positif dan memberi harapan bagi masyarakat.
“Respon dari Ibu Wagub sangat bagus. Saya mewakili masyarakat berharap ada bantuan dari pemerintah daerah,” katanya.
Ia menambahkan, tidak hanya infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi perhatian.
Namun juga sektor pendidikan.
Salah satunya kondisi sekolah di Kuala Bugis yang mengalami kerusakan.
“Termasuk sekolah, rencananya akan dibantu melalui Kementerian Transmigrasi karena di sana ada anggarannya,” jelasnya.
Terkait penanganan jembatan yang hanyut, Sodik mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Dinas Pekerjaan Umum akan turun ke lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/7823t47823-t7824747jpg.jpg)