Sulteng Hari Ini
SPMB SMA Sulteng 2026 Gunakan Sistem Online, Dinas Pendidikan Pastikan Transparansi
Pemerintah juga mengimbau calon peserta didik dan orang tua untuk memperhatikan jadwal serta menyiapkan seluruh persyaratan sejak dini.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan kembali menerapkan SPMB SMA 2026/2027 secara online dengan tujuan agar proses pendaftaran lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
- Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza Dg Parebba, menyebut kebijakan ini dipertahankan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta memberi kesempatan yang adil bagi siswa berprestasi dan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan kembali menerapkan skema Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Tahun Ajaran 2026/2027 melalui sistem online.
Dengan sistem pendaftaran berbasis online, proses SPMB diharapkan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Pemerintah juga mengimbau calon peserta didik dan orang tua untuk memperhatikan jadwal serta menyiapkan seluruh persyaratan sejak dini agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar tanpa kendala.
SPMB dengan empat jalur seleksi yang tetap sama seperti tahun sebelumnya.
Skema tersebut terdiri dari jalur domisili (zonasi), afirmasi, prestasi, dan mutasi. Dari keempat jalur tersebut, domisili menjadi jalur dengan porsi terbesar dalam penerimaan siswa baru.
Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza Dg Parebba, menjelaskan bahwa jalur domisili atau zonasi ditetapkan sebesar 35 persen dari total kuota penerimaan.
Baca juga: SPMB Sulteng 2026/2027 Terapkan 4 Jalur, Domisili Jadi Porsi Terbesar 35 Persen
Sementara itu, jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas diberikan porsi 30 persen.
Jalur prestasi juga memperoleh alokasi 30 persen, sedangkan jalur mutasi sebesar 5 persen.
Menurutnya, kebijakan ini tetap dipertahankan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi siswa berprestasi maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Ia menegaskan bahwa sistem ini juga dirancang untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan antarwilayah serta meningkatkan kualitas pemerataan siswa di sekolah negeri.
Selain itu, Dinas Pendidikan Sulteng telah melakukan pemetaan jumlah rombongan belajar (rombel) dan daya tampung di masing-masing sekolah guna mengantisipasi lonjakan pendaftar setiap tahun ajaran baru. (*)
| Program Berani Cerdas Resmi Dibuka, Pendaftar Tembus 13 Ribu Orang |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Prioritaskan Prodi Relevan untuk Beasiswa S2 dan S3 |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Gelontorkan Rp260 Miliar untuk Beasiswa BERANI Cerdas |
|
|---|
| Beasiswa BERANI Cerdas 2026, Kuota S2 100 Orang, S3 Hanya 20 Orang |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Tetapkan Kuota Beasiswa Lanjutan, S2 Paling Banyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/UKT-Berani-Cerdas-Semester-Genap-546568.jpg)