Hari Buruh 2026
Peringati Hari Buruh, Fraksi Gerindra Tekankan Kesejahteraan bagi Pekerja di Donggala
Meski demikian, Fany menyebut upaya perbaikan terus dilakukan oleh berbagai pihak.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Donggala, Fany Sirey Mowar, menilai kesejahteraan buruh di daerahnya masih menghadapi tantangan, termasuk upah layak, perlindungan kerja, dan jaminan sosial yang belum merata.
- Ia menekankan perlunya pengawasan hak buruh, hubungan industrial berkeadilan, dan peran pemerintah serta pelaku usaha untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah berdiri di atas keadilan sosial, sekaligus mendorong buruh memperjuangkan hak secara bermartabat.
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Donggala, Fany Sirey Mowar, menilai kesejahteraan buruh di Kabupaten Donggala masih menghadapi sejumlah tantangan, meski berbagai upaya perbaikan terus dilakukan.
“Saya memandang kesejahteraan buruh di Kabupaten Donggala masih menghadapi tantangan nyata. Ini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut keadilan sosial,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Ia mengungkapkan, masih terdapat pekerja yang belum memperoleh upah layak, perlindungan kerja yang belum optimal, serta akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan yang belum merata.
Meski demikian, Fany menyebut upaya perbaikan terus dilakukan oleh berbagai pihak.
Menurutnya, DPRD bersama Pemkab Donggala memiliki tanggung jawab untuk memastikan perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan kesejahteraan bagi tenaga kerja lokal.
Baca juga: Desa Unsongi Morowali Terancam Kerusakan Ekologis Akibat Penimbunan Perusahaan Tambang
Selain itu, pengawasan terhadap pemenuhan hak-hak buruh juga perlu diperkuat.
“Fraksi Gerindra mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah, namun pertumbuhan tersebut harus berdiri di atas keadilan bagi buruh. Tidak boleh ada pembangunan yang maju di atas ketimpangan,” tegasnya.
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk membangun hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan, dengan menempatkan buruh sebagai mitra pembangunan, bukan sekadar faktor produksi.
Fany turut menyampaikan pesan kepada para buruh di Kabupaten Donggala agar terus bekerja dengan semangat, meningkatkan kapasitas diri, serta memperjuangkan hak secara bermartabat dan konstitusional.
Baca juga: Dugaan Pungli di Jalur Seba-Seba Morowali, DPRD Minta Penertiban Segera
"Pesan saya kepada para buruh di Kabupaten Donggala, tetaplah bekerja dengan semangat, tingkatkan kapasitas diri dan terus memperjuangkan hak dengan cara yang bermatabat dan konstitusional," pesan Fany.
Ia menambahkan, peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Karena daerah yang maju bukan hanya yang tumbuh ekonominya, tetapi juga yang mampu menjamin keadilan bagi para pekerjanya,” pungkasnya. (*)
| Kapolres Morowali Utara Kawal Aspirasi Buruh hingga Bagikan Makanan Gratis pada Aksi May Day |
|
|---|
| Massa Mayday Tolak Video Call, Desak Gubernur Sulteng Hadir Langsung |
|
|---|
| Mayday, Advokat Rakyat Agussalim Soroti Konfensi ILO 165 Untuk Kelas Buruh di Industri |
|
|---|
| Buruh Tolak Pembatasan Kontainer di Palu, SBTCST–FNPBI: Jangan Sampai Bebani Pekerja |
|
|---|
| Polres Donggala Gelar Silaturahmi May Day 2026, Kapolres Pastikan Kawal Aspirasi Buruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1001231504__1_jpgdada.jpg)