Sulteng Hari Ini
Viral Isu Ijon Proyek Ambulans Rp14,7 Miliar di Sulteng, Biro Kesra: Itu Hoaks
Informasi tersebut memicu sorotan publik terhadap program BERANI Sehat yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Informasi soal pengadaan 43 unit ambulans senilai Rp14,74 miliar di Sulawesi Tengah viral di media sosial, dengan tudingan pengerjaan proyek sebelum tender resmi dan adanya "mufakat jahat"
- Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesra Provinsi Sulteng, Rustam AR, menegaskan tudingan tersebut hoaks dan menekankan seluruh pengadaan ambulans masih melalui mekanisme resmi.
- Saat ini pengadaan ambulans masih tahap pengumpulan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta semua kontraktor.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dugaan praktik “ijon proyek” dalam pengadaan 43 unit mobil ambulans di Provinsi Sulawesi Tengah senilai Rp14,74 miliar viral di media sosial.
Informasi tersebut memicu sorotan publik terhadap Program Berani Sehat tengah dijalankan pemerintah daerah.
Isu ini mencuat setelah beredarnya unggahan akun Facebook Andi Ridwan Bataraguru Palu menyebut proyek pengadaan ambulans diduga telah berjalan sebelum proses tender resmi dilakukan.
Baca juga: Isi Postingan Ahmad Dhani Soal Masa Lalu Maia Viral, Kini Akunnya Lenyap, Benarkah Diserang Buzzer?
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pihak dealer diduga telah mulai bekerja di Bandung melalui cabang Makassar.
Selain itu, proses karoseri ambulans juga disebut-sebut sudah dikerjakan oleh salah satu perusahaan di Jakarta.
Tak hanya itu, unggahan tersebut juga menyinggung adanya dugaan “mufakat jahat” antara penyelenggara negara dan pihak swasta dalam proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) tersebut.
Diketahui, paket pengadaan ini tercatat dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 66335538 dan 66470741.
Kegiatan tersebut berada di bawah Satuan Kerja Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2026, dengan total 43 unit kendaraan.
Adapun spesifikasi kendaraan meliputi ambulans 4x4 berkapasitas mesin sekitar 2.700 cc serta ambulans standar 1.500 cc.
Baca juga: Ribuan Al-Quran Milik Anisa Rahma Tak Hangus Saat Rumah Terbakar, Kini Banjir Orderan
Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Rustam AR, membantah tegas tudingan yang beredar.
Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.
“Itu hoaks, saya kira itu informasi keliru. Ini kan masih di meja saya (Biro Kesra), belum ke BPBJ, kan nanti kalau sudah di BPBJ baru dilelang," ujar Rustam saat ditemui.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk melalui sistem lelang terbuka.
“Saya tekankan semua melalui mekanisme yang ditentukan, melalui sistem lelang juga nantinya. Di sistem itu nanti baru ketahuan siapa pemenangnya,” tegasnya.
| Pertamina Patra Niaga: Infrastruktur hingga Harga CNG 3 Kg Masih Dibahas |
|
|---|
| Polda Sulteng Rotasi Pejabat Utama dan Wakapolres, Berikut Daftarnya |
|
|---|
| 43 Calon Ketua DPC PKB Sulteng Ikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan di Palu |
|
|---|
| Anwar Hafid: Pemerintah Harus Hadir Lindungi Buruh dari Ketidakpastian Ekonomi |
|
|---|
| Gubernur Anwar Hafid Sambut Kedatangan Kajati Zullikar Tanjung, Perkuat Sinergi Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Viral-Dugaan-Ijon-Proyek-43-Ambulans-Sulteng-Plt-Kepala-Biro-Kesra-Bantah-Hoaks.jpg)