Honorer Donggala Desak Kepastian
Geruduk Kantor DPRD Sulteng, Buruh Ngaku Bosan Dengar Janji Legislatif Tanpa Solusi
Massa aksi berasal dari berbagai latar belakang, termasuk buruh, petani dari Kabupaten Sigi, nelayan, penyintas bencana, hingga tenaga honorer.
Ringkasan Berita:
- Puluhan buruh dan masyarakat terdampak dari Sulteng menggelar aksi di kantor DPRD dan Gubernur Palu menuntut solusi terkait status honorer, hak pekerja.
- Koordinator aksi, Raslin, menegaskan kekecewaan atas janji legislatif yang belum terealisasi: “Kami sudah bosan mendengar janji-janji dari legislatif yang tidak ada jalan keluarnya.”
- Aksi berlangsung tertib, massa menyerahkan surat aspirasi kepada DPRD Sulteng, yang berjanji menindaklanjuti tuntutan peserta.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Puluhan buruh dan masyarakat terdampak dari beberapa daerah di Sulawesi Tengah menggelar aksi damai di depan kantor DPRD dan Kantor Gubernur Sulteng, Senin (4/5/2026).
Aksi ini menyoroti janji-janji legislatif yang menurut para peserta aksi tidak kunjung terealisasi, khususnya terkait status honorer, hak pekerja, dan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Koordinator lapangan, Raslin, menyampaikan kekecewaannya.
Baca juga: Massa Aksi Bersama SPHP dan LBHR Geruduk Kantor DPRD Sulteng, Tagih Janji Pemerintah Soal Honorer
“Kami sudah bosan mendengar janji-janji dari legislatif yang tidak ada jalan keluarnya. Kami ingin solusi nyata, bukan retorika,” ujarnya.
Massa aksi berasal dari berbagai latar belakang, termasuk buruh, petani dari Kabupaten Sigi, nelayan, penyintas bencana, hingga tenaga honorer dari Kabupaten Donggala.
Mereka membawa spanduk, poster, dan pengeras suara untuk menyuarakan tuntutan mereka.
Pantauan TribunPalu.com, aksi berlangsung tertib meski terik matahari cukup menyengat. Aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Ia berharap pemerintah daerah dan legislatif segera menindaklanjuti aspirasi mereka agar masalah-masalah yang telah lama mengendap dapat terselesaikan, terutama menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei lalu.
Baca juga: Isi Postingan Ahmad Dhani Soal Masa Lalu Maia Viral, Kini Akunnya Lenyap, Benarkah Diserang Buzzer?
Aksi diakhiri dengan penyerahan surat aspirasi kepada perwakilan DPRD Sulteng, yang berjanji akan menindaklanjuti tuntutan massa dalam rapat internal.(*)
| Viral Isu Ijon Proyek Ambulans Rp14,7 Miliar di Sulteng, Biro Kesra: Itu Hoaks |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga: Infrastruktur hingga Harga CNG 3 Kg Masih Dibahas |
|
|---|
| Polda Sulteng Rotasi Pejabat Utama dan Wakapolres, Berikut Daftarnya |
|
|---|
| 43 Calon Ketua DPC PKB Sulteng Ikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan di Palu |
|
|---|
| Anwar Hafid: Pemerintah Harus Hadir Lindungi Buruh dari Ketidakpastian Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Massa-Aksi-Bersama-SPHP-dan-LBHR-Geruduk-Kantor-DPRD-dan-Gubernur.jpg)