Senin, 4 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Donggala Percepat Penurunan Stunting 2026, Dukung Program Berani Pelita Hati

Program itu akan dilaksanakan di Desa Nupa Bomba, Kecamatan Tanantovea, dengan melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Misna/TribunPalu/Misna Jayanti
RAPAT - Rapat evaluasi pelaksanaan pencegahan dan percepatan penurunan stunting 2025 serta perencanaan konvergensi tahun 2026, di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Kecamatan Banawa, Sulawesi Tengah, Senin (4/5/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Donggala menargetkan percepatan penurunan stunting pada 2026 melalui penguatan program konvergensi, dengan fokus pada sinkronisasi program OPD, peran aktif kecamatan, desa, dan masyarakat di posyandu.
  • Wakil Bupati Taufik M Burhan menekankan optimalisasi penggunaan dana desa untuk mendukung program prioritas penurunan stunting.
  • Pemkab Donggala mendukung program “Berani Pelita Hati” dari Pemprov Sulteng di Desa Nupa Bomba, yang melibatkan berbagai pihak.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Pemerintah Kabupaten Donggala menargetkan percepatan penurunan stunting melalui penguatan program konvergensi pada tahun 2026.

Hal itu ia ungkapkan saat membuka rapat evaluasi pelaksanaan pencegahan dan percepatan penurunan stunting 2025 serta perencanaan konvergensi tahun 2026, di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Kecamatan Banawa, Sulawesi Tengah, Senin (4/5/2026)

Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, mengatakan tahun 2026 akan menjadi momentum konsolidasi dan akselerasi penanganan stunting.

Baca juga: Mengenal CNG 3 Kg yang Diklaim Lebih Ramah Kantong dari Gas Melon

Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat sinkronisasi program, serta mendorong pemerintah kecamatan dan desa meningkatkan partisipasi masyarakat ke posyandu.

“Pemanfaatan dana desa juga harus dioptimalkan untuk mendukung program prioritas penurunan stunting,” katanya.

Selain itu, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan penyuluh diminta meningkatkan layanan yang responsif dan mudah diakses masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik M Burhan juga menyampaikan dukungan terhadap program “Berani Pelita Hati” dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Program itu akan dilaksanakan di Desa Nupa Bomba, Kecamatan Tanantovea, dengan melibatkan berbagai pihak secara kolaboratif.

Baca juga: Massa Aksi Bersama SPHP dan LBHR Geruduk Kantor DPRD Sulteng, Tagih Janji Pemerintah Soal Honorer

“Pemkab Donggala mendukung penuh dan mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan program ini,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved