Morowali Hari Ini
IMIP Dorong Kemandirian Petani Lokal Morowali Lewat Program Berkelanjutan
Tommy Adi Prayogo, menjelaskan, penguatan ekonomi petani lokal menjadi upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial.
Di sisi ekonomi, pendapatan kelompok ini menunjukkan perkembangan yang dinamis, dari Rp79,58 juta pada 2023, turun di 2024 menjadi Rp33,93 juta, lalu melonjak menjadi Rp485,47 juta pada 2025.
Ini menggambarkan adanya fase adaptasi sebelum mencapai skala optimal. Kelompok tani Sukamaju sendiri mencatat total serapan 30,31 ton komoditas dengan pendapatan sebesar Rp311,79 juta pada tahun 2025.
Nominal tersebut menunjukkan bahwa akses pasar terintegrasi mampu menciptakan dampak ekonomi cepat bagi kelompok tani yang baru bergabung.
Pihaknya memastikan keberlanjutan praktik pertanian yang benar-benar ramah lingkungan, memerluas inklusi ke lebih banyak kelompok masyarakat, serta memerkuat sistem tata kelola agar tetap transparan dan akuntabel dalam jangka panjang.
"Ke depan, IMIP menargetkan penguatan program melalui perluasan jumlah kelompok tani binaan. Kami berharap agar kawasan industri dapat menjadi katalis bagi transformasi ekonomi lokal yang lebih inklusif," tutup Tommy Adi Prayogo. (*)
| Lukman Hanafi Siap Perkuat PKB Morowali, Fokus Gaet Pemilih Muda dan Perempuan |
|
|---|
| Penyelesaian PHK Wajib Ikuti Tahapan Hubungan Industrial, Ini Penjelasan Pengawas Sulteng |
|
|---|
| Wasnaker Sulteng Akui Kekurangan Personel Jadi Kendala Pengawasan di Morowali |
|
|---|
| Pemeriksaan Fatality Hengjaya Morowali Molor dari Target 14 Hari, Ini Penjelasan Pengawas |
|
|---|
| Pengawasan Ketenagakerjaan di Morowali, Pekerja Diminta Aktif Melapor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ya-s89yf89afs8a9jpggg.jpg)