Sabtu, 9 Mei 2026

Palu Hari Ini

Pemkot Palu Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Demplot Urban Farming di Lahan Tidur

Pemerintah Kota Palu mulai memperkuat program ketahanan pangan melalui pengembangan urban farming atau pertanian perkotaan di wilayah setempat.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
Handover
Pembuatan lahan percontohan atau demplot urban farming di area Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Kamis (7/5/2026). 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kota Palu mulai memperkuat program ketahanan pangan melalui pengembangan urban farming atau pertanian perkotaan di wilayah setempat.

Program tersebut diwujudkan melalui pembuatan lahan percontohan atau demplot urban farming di area Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu.

Peresmian dan pengelolaan lahan tersebut dilakukan di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, pada Kamis (7/5/2026).

Pihak DPKP memanfaatkan lahan tidur seluas kurang lebih 2.000 meter persegi sebagai sarana edukasi pemanfaatan pekarangan bagi masyarakat.

Plt Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Kota Palu, S. Teguh Asparianto, menyebut demplot ini dibuat sebagai percontohan nyata bagi warga.

Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan lahan sempit agar bisa menjadi sumber pangan keluarga yang produktif.

“Demplot ini sebenarnya demonstrasi untuk memberikan contoh kepada masyarakat terkait pemanfaatan pekarangan,” ujar Teguh.

Baca juga: Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng Minta Gubernur Evaluasi Izin Tambang Galian C di Morowali-Morut

Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Palu memang sedang memberikan perhatian khusus terhadap optimalisasi lahan pekarangan rumah.

Pihaknya mulai menerapkan berbagai metode pertanian perkotaan yang dinilai sangat efisien untuk diterapkan di lingkungan padat penduduk.

Menurut Teguh, komoditas yang ditanam merupakan tanaman yang paling sering dikonsumsi masyarakat sekaligus menjadi penyumbang angka inflasi daerah.

Beberapa jenis tanaman tersebut di antaranya adalah cabai, tomat, bawang merah, serta berbagai jenis sayuran hijau lainnya.

“Tanaman-tanaman yang sering kita konsumsi tiap hari insya Allah akan kita tanam di sini untuk memberikan contoh,” katanya.

Teguh mengungkapkan bahwa lahan yang digunakan merupakan milik Kantor Pajak yang dipinjamkan kepada DPKP Kota Palu untuk dikelola.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah Jumat 8 Mei 2026:Toli-toli Berawan, Kabupaten Kota Lain Hujan Ringan

Lahan tersebut kemudian dibagi kepada masing-masing bidang di dinas terkait untuk ditanami berbagai komoditas pangan secara mandiri.

“Yang ingin kita tampilkan ke masyarakat bukan luas lahannya, tetapi contoh penerapan urban farming,” jelas Teguh.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved