Sabtu, 9 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga

Dalam rapat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya KPN karena program pangan adalah isu strategis.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
Handover
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memastikan akan lanjutkan pembangunan KPN Talaga.  
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memastikan kelanjutan pembangunan KPN Talaga
  • Rapat terbatas digelar di ruang kerja gubernur pada Jumat, 8 Mei 2026, untuk meninjau perkembangan proyek pasca peresmian oleh Wapres KH Maruf Amin dua tahun lalu.
  • Rapat dihadiri oleh Wagub Reny A Lamadjido, Sekprov Novalia, Kepala Inspektorat, Kepala Brinda, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bappeda, serta M. Ridha Saleh, yang menjelaskan kondisi KPN Talaga.

TRIBUNPALU.COM - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memastikan akan lanjutkan pembangunan KPN Talaga

Gubernur Sulawesi Tengah memimpin langsung rapat terbatas Kawasan Pangan Nusantara bertempat di ruang kerja Gubernur, Jumat (8/5/2026).

Tujuan dilakukannya rapat terbatas tersebut untuk mendengarkan perkembangan terakhir serta langkah yang akan diambil untuk menindaklanjuti kegiatan di KPN talaga pasca diresmikan oleh Wakil Presiden KH Maruf Amin dua tahun lalu.

Rapat di pimpin oleh Gubernur Anwar Hafid dan di hadiri oleh Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, Sekprov Novalia, kepala Inspektorat, Kepala Brinda, Kadis Tananan Pangan dan Holtikultura, Bappeda serta M. Ridha Saleh yang diundang secara khusus untuk menjelaskan KPN.

Dalam rapat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya KPN karena program pangan adalah isu strategis dan menjadi program prioritas nasional.

Baca juga: Masyarakat Adat Watutau Perkuat Kelembagaan dan Perlindungan Wilayah Lewat Lokakarya

"Kita berharap dengan dibangunnya kembali kPN ini diharap dapat memperkokoh kemandirian pangan daerah, memberdayakan dan meningkatkan ekonomi petani sekaligus mendorong industrialisasi di pedesaan," ungkap Anwar Hafid.

Dalam rapat tersebut M Ridha Saleh yang juga sebagai TA Ahli Satgas Percepatan Hilirisasi dan ketahanan energi Nasional, menjelaskan bahwa perizinan KPN Talaga sudah lengkap bahkan infrastruktur pendukung seperti jalan dan Air sudah tersedia.

"Bahkan lahan sudah di landcliring sudah 200 ha, namun pengelolaanya belum maksimal, walaupun demikian para oetani di sekitar KPN terap beraktivitas," tandas M Ridha Saleh. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved