Sulteng Hari Ini
FSPIM Tuntut Penjelasan PHK Efisiensi, Soroti Perusahaan yang Buka Lowongan Baru
Sementara di sisi lain perusahaan sama tetap membuka lowongan pekerjaan baru. Massa menilai kondisi ini tidak adil dan merugikan para pekerja.
Ringkasan Berita:
- Ratusan massa dari aliansi Buruh dan Rakyat Berkuasa (BURASA) menggelar aksi di depan DPRD dan Gubernur Sulteng menyoroti PHK sepihak oleh sejumlah perusahaan.
- Massa menilai perusahaan tidak adil karena merumahkan karyawan dengan alasan efisiensi namun tetap membuka lowongan baru, berdampak sekitar 200 pekerja di PT RJS dan PT MIM.
- Koordinator dan Ketua FSPIM meminta pemerintah turun langsung ke kawasan industri, memperhatikan kesejahteraan buruh.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Ratusan massa tergabung dalam aliansi Buruh dan Rakyat Berkuasa (BURASA) melakukan aksi demo di depan kantor DPRD dan Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (12/5/2026).
Aksi ini menyoroti kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dilakukan sejumlah perusahaan dengan alasan efisiensi.
Sementara di sisi lain perusahaan sama tetap membuka lowongan pekerjaan baru. Massa menilai kondisi ini tidak adil dan merugikan para pekerja.
Baca juga: Kemenham Sulteng Edukasi Siswa SMPN 4 Palu soal Hak Asasi dan Etika Digital
Koordinator Lapangan (Koorlap) aksi, Fajar, menegaskan bahwa buruh yang dirumahkan masih memiliki tanggungan anak yang menempuh pendidikan.
Ia meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kondisi ekonomi dan kesejahteraan buruh di Kota Palu.
“Buruh di Kota Palu merupakan elemen penting penunjang ekonomi daerah, tapi nasib mereka sering tidak diperhatikan. Pemerintah harus turun tangan melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Fajar.
Ketua Umum FSPIM, Komang Jordi Sigara, mengkritik perusahaan yang melakukan PHK efisiensi namun tetap membuka lowongan baru, termasuk di PT RJS dan PT MIM, berdampak pada sekitar 200 pekerja.
Komang menuntut pemerintah agar turun langsung ke kawasan industri di Morowali dan Morowali Utara untuk melihat realitas kerja secara nyata dan menindaklanjuti persoalan tersebut.
Baca juga: Harga HP Vivo Mei 2026 Terbaru: Vivo X200 Ultra, Vivo V50, Vivo Y39, Vivo V60 Lite, iQoo 15
Massa mengancam akan terus mengawal tuntutan hingga pemerintah memberikan solusi konkret terkait persoalan ketenagakerjaan di Sulawesi Tengah.
Sulawesi Tengah
Gubernur Sulawesi Tengah
FSPIM
Federasi Serikat Pekerja Industri Morowali (FSPIM)
PT RJS
Kota Palu
Kelurahan Besusu Barat
Kecamatan Palu Timur
PT MIM
| Aliansi Burasa Gelar Demo Jilid II di DPRD dan Kantor Gubernur Sulteng, Soroti Nasib Buruh |
|
|---|
| Komitmen Labkesmas Sulteng Hadirkan Layanan Laboratorium Akurat dan Terpercaya |
|
|---|
| Ditresnarkoba Koordinasi dengan Lapas Petobo untuk Klarifikasi Kasus Narkoba di Palu |
|
|---|
| Diduga Terima Perintah dari Wabin Lapas Petobo, Warga Palu Ditangkap Saat Hendak Kirim Sabu |
|
|---|
| LLDikti XVI Target Bentuk Sentra KI di Kampus, Dorong Peningkatan Paten Penelitian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Ratusan-Massa-Aksi-Demo-Jilid-II-564.jpg)