Kamis, 14 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Fraksi Perindo Minta Kepala KSOP dan Pelni Cabang Palu Hadir Langsung di RDP Berikutnya

Nasir mengatakan ketidakjelasan jadwal operasional kapal Pelni terjadi karena pihak yang hadir dalam rapat.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi Perindo, Nasir Abdul Fattah, menyayangkan belum adanya kepastian operasional kapal PT Pelni di Pelabuhan Donggala dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Donggala. 

Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Donggala Fraksi Perindo, Nasir Abdul Fattah, menyayangkan belum adanya kepastian jadwal operasional kapal PT Pelni di Pelabuhan Donggala dalam RDP bersama ARDB, PT Pelni, dan KSOP Kelas II Teluk Palu, Selasa (12/5/2026).
  • Menurut Nasir, ketidakjelasan ini terjadi karena perwakilan yang hadir dalam rapat bukan pengambil keputusan utama dari masing-masing instansi, sehingga banyak pertanyaan masyarakat belum terjawab, termasuk kapan kapal Pelni mulai bersandar di Donggala.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi Perindo, Nasir Abdul Fattah, menyayangkan belum adanya kepastian operasional kapal PT Pelni di Pelabuhan Donggala dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Donggala.

RDP tersebut dilaksanakan bersama Aliansi Rakyat Donggala Bersatu (ARDB), PT Pelni dan KSOP Kelas II Teluk Palu di ruang sidang utama Kantor DPRD Donggala, Kecamatan Banawa, Selasa (12/5/2026).

Nasir mengatakan ketidakjelasan jadwal operasional kapal Pelni terjadi karena pihak yang hadir dalam rapat bukan pengambil keputusan utama dari masing-masing instansi.

“Yang hadir bukan kepala KSOP maupun kepala cabang Pelni. Akhirnya sejumlah pertanyaan, terutama terkait kapan kapal Pelni mulai beroperasi di Pelabuhan Donggala, belum bisa dijawab secara pasti,” ucapnya.

Ia meminta agar pada pertemuan selanjutnya, pimpinan langsung dari KSOP Kelas II Teluk Palu dan PT Pelni Cabang Palu dapat hadir untuk memberikan penjelasan resmi.

Baca juga: Amiruddin Lapada Desak Realisasi SK Trayek Kapal di Donggala, Pelni Diminta Segera Beroperasi

Nasir menilai persoalan tersebut tidak boleh terus berlarut karena Surat Keputusan (SK) terkait trayek kapal penumpang telah diterbitkan oleh kementerian.

“SK dari kementerian sudah lama terbit, sehingga seharusnya segera dilaksanakan agar kapal bisa bersandar di Donggala,” tegas Nasir.

Ia menambahkan, DPRD Donggala mendukung aspirasi masyarakat yang menginginkan aktivitas kapal penumpang kembali beroperasi di Pelabuhan Donggala.

Menurut anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) I itu, keberadaan pelabuhan penumpang di Donggala penting bagi masyarakat dan daerah.

Karena itu, DPRD Donggala bersama ARDB akan terus mengawal proses percepatan operasional kapal Pelni di Pelabuhan Donggala.

Baca juga: Terekam Makan Bareng Desy Ratnasari, Unggahan Terbaru Ruben Onsu Langsung Digoda Melly Goeslaw

Dalam RDP tersebut, DPRD Donggala juga mengeluarkan rekomendasi yang disepakati seluruh peserta rapat.

Salah satu poin rekomendasi yakni pelaksanaan pertemuan lanjutan pada minggu pertama Juni 2026 yang difasilitasi DPRD Kabupaten Donggala.

Pertemuan lanjutan itu rencananya menghadirkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Kepala Cabang Pelni Palu, Kepala KSOP Kelas II Teluk Palu, serta Direktur PT Bahtera Timur Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved