Jumat, 22 Mei 2026

Bicara BERANI Cerdas

Kisah Haru Fitria Syahrani, Mahasiswi Pejuang 2 Shift Kerja Merajut Asa Lewat Berani Cerdas

Fitria adalah potret nyata dari gigihnya generasi muda Sulawesi Tengah dalam menjemput impian di bangku kuliah.  

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Regina Goldie

Ringkasan Berita:
  • Fitria Syahrani, mahasiswi FISIP Universitas Tadulako, adalah contoh generasi muda Sulawesi Tengah yang gigih meraih impian di bangku kuliah. 
  • Hidup hanya bersama ibu, Fitria menghadapi kesulitan finansial dan harus mengandalkan bantuan keluarga pada awalnya. 
  • Demi mandiri, ia bekerja dua shift hingga 16 jam sehari sambil kuliah.
  • Titik baliknya datang saat mendapat Beasiswa BERANI Cerdas, yang meringankan beban kuliahnya.

TRIBUNPALU.COM - Riuh tepuk tangan menggema di dalam ruangan saat Fitria Syahrani melangkah maju dengan penuh percaya diri.

Fitria adalah potret nyata dari gigihnya generasi muda Sulawesi Tengah dalam menjemput impian di bangku kuliah.  

Fitria merupakan seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad).

Fitria adalah potret nyata dari gigihnya generasi muda Sulawesi Tengah dalam menjemput impian di bangku kuliah.

Hidup berdua hanya dengan sang ibu, perjalanan akademis Fitria bukanlah jalan tol yang mulus.

Selama beberapa semester awal, ia harus menggantungkan biaya Uang Kuliah Tengah (UKT) pada uluran tangan paman dan bibinya yang membayar secara bergantian.

Baca juga: Sengketa Tanah Bertahun-tahun di Desa Maku Berakhir, PTUN Palu Menangkan Ahli Waris Gatot Subroto

Sadar bahwa ia tidak bisa terus-menerus merepotkan keluarga besarnya, Fitria memilih untuk tidak berpangku tangan.

Ia tumbuh menjadi sosok mandiri yang melakoni kuliah sambil bekerja.

Tak tanggung-tanggung, demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dan mengumpulkan rupiah untuk tabungan masa depan, ia kerap mengambil dua shift kerja sekaligus hingga menghabiskan waktu 16 jam sehari.

Titik balik perjuangannya tiba ketika program Beasiswa BERANI Cerdas hadir.

Awalnya, Fitria mendaftar melalui jalur afirmasi, namun karena menorehkan prestasi akademik yang gemilang, ia diarahkan untuk beralih ke jalur prestasi.

Bagi Fitria, beasiswa ini bak oase di tengah gurun.

Baca juga: Kolaborasi Diskominfosantik Sulteng, Disdik dan TribunPalu.com Gelar Talkshow Bicara Berani Cerdas

Sistem pengembalian dana yang diterapkan program ini berhasil menyelamatkan tabungan kecilnya yang sempat terkuras untuk membayar kuliah. 

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved