Banggai Hari Ini
Mengunjungi Dusun Mumpe, Melihat Komunitas Adat Menjaga Air
Mumpe dihuni sekitar 60 Kepala Keluarga di Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Penulis: Alisan | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Dusun Mumpe di Kabupaten Banggai memiliki sumber mata air melimpah yang mengalir langsung ke rumah-rumah warga dan menjadi penopang kehidupan sekitar 230 jiwa.
- Kawasan Bulutumpu menjadi hulu sejumlah aliran air penting, termasuk yang mengalir ke Sungai Bunta, Batui, dan wilayah Nuhon.
- Warga mulai khawatir terhadap rencana aktivitas tambang nikel yang dinilai berpotensi mengganggu kelestarian hutan dan sumber mata air yang selama ini menopang kebutuhan hidup serta pertanian masyarakat.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Tanah basah dan aroma hutan menyambut di Mumpe.
Kabut di atas pepohonan muncul di hutan rapat yang melindungi komunitas adat ini.
Mumpe dihuni sekitar 60 Kepala Keluarga di Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Baca juga: Sarwendah Bantah Ruben Onsu Nafkahi Anak Rp200 Juta, Sebut 6 Bulan Absen Kirim Uang
Menginjakkan kaki di kawasan ini setelah melewati bentangan jembatan gantung di atas Sungai Bunta.
Lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar satu jam.
Menjejaki jalan selebar dua meter,
Di rumahya, Lasarus menyambut hangat di tengah sergapan gigil.
Gemercik dari selokan-selokan menambah ketenangan di Sabtu (30/5/2026) sore itu.
Tanda melimpahnya air yang datang dari pegunungan.
Di dapur-dapur seperti di rumah Lasarus, air mengalir lancar. Tanpa kebisingan mesin pompa.
Lasarus menceritakan, di balik dusun memang terdapat mata air yang dialirkan ke rumah-rumah warga.
Aliran air di kebun Ketua Adat Mumpe, Salina Langkumo, bukti terjaganya air di Mumpe.
Di sini, air dari dalam tanah ditampung untuk kebutuhan tanaman.
Baca juga: Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, Eks Menhan Era Jokowi Disemayamkan Pagi Ini
Lalu mengalir ke rimbunan pohon sagu. Tanaman yang dikenal penyimpan air.
| Pasutri di Banggai Bobol Rumah Warga, Uang Hasil Curian Dipakai Beli Sabu |
|
|---|
| Melihat SMP Negeri Mirqan, Sekolah Baru di Luwuk Selatan Banggai Berbiaya Rp8 Miliar |
|
|---|
| Komisi I DPRD Banggai Inisiasi Pembentukan Satgas Ketenagakerjaan, Soroti Perusahaan Nikel |
|
|---|
| Aksi Bakar Ban Bekas di Maahas Banggai Dipicu Kasus Dugaan Penganiayaan |
|
|---|
| Aksi Bakar Ban Bekas Putus Akses di Jl Dr Moh Hatta Luwuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Mengunjungi-Dusun-Mumpe-Melihat-Komunitas-Adat-Menjaga-Air.jpg)