Banggai Hari Ini
Mengunjungi Dusun Mumpe, Melihat Komunitas Adat Menjaga Air
Mumpe dihuni sekitar 60 Kepala Keluarga di Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Penulis: Alisan | Editor: Fadhila Amalia
Tanpa penyaring, tapi layak digunakan mandi.
Ayub (53), warga Dusun Mumpe mengakui keberlimpahan mata air di dusunnya.
“Air sepe begitu, Ditampung dulu, kemudian pakai slang ke rumah,” katanya.
Ayub mengatakan, jauh di atas Mumpe ada danau cukup jembar dikelilingi pepohonan. Sejak dulu, disebut kawasan Bulutumpu.
Dari danau, air berjalan jauh sampai ke sungai di Kecamatan Batui, Lobu.
Selain itu, ke Desa Balingara, Kecamatan Nuhon, dan sungai Bunta yang dibentangkan jembatan gantung untuk ke Mumpe.
“Induknya di sana, dari Bulu Tumpu,” tuturnya.
Ayub menuturkan, kawasan Bulutumpu lama tak bisa dijangkau.
“Orangtua kami dulu pernah ke atas,” katanya.
Pepohonan di atas berbeda dengan di sekitar Dusun Mumpe.
“Sampai di atas kayu sudah pendek, kabut, dingin,” katanya.
Baca juga: Sempat Diisukan Hamil, Adhisty Zara Mendadak Umumkan Pernikahan dengan Tsaqib, Pamer Perut Membesar
Lasarus juga menuturkan, kawasan Bulutumpu sangat dijaga. Kayu gaharu tumbuh subur di sana.
Mata air yang mengalir ke dapur-dapur rumah juga sangat terawat, terutama pohon-pohon pengikat.
Namun, akhir-akhir ini, Lasarus gelisah. Khawatir Bulutumpu sampai mata air yang menghidupi 230 jiwa tak lagi jernih.
Lantaran sumber daya alam yang tak dapat diperbarui itu, berpotensi terganggu tambang nikel.
Sebab, rumah sampai tabungan pangan di kebun tak lepas dari air.
“Kalau jadi, bisa-bisa kekeringan,” tuturnya. (*)
| Pasutri di Banggai Bobol Rumah Warga, Uang Hasil Curian Dipakai Beli Sabu |
|
|---|
| Melihat SMP Negeri Mirqan, Sekolah Baru di Luwuk Selatan Banggai Berbiaya Rp8 Miliar |
|
|---|
| Komisi I DPRD Banggai Inisiasi Pembentukan Satgas Ketenagakerjaan, Soroti Perusahaan Nikel |
|
|---|
| Aksi Bakar Ban Bekas di Maahas Banggai Dipicu Kasus Dugaan Penganiayaan |
|
|---|
| Aksi Bakar Ban Bekas Putus Akses di Jl Dr Moh Hatta Luwuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Mengunjungi-Dusun-Mumpe-Melihat-Komunitas-Adat-Menjaga-Air.jpg)