PDIP Sulteng
Matindas J Rumambi Sebut Korupsi dan Perusakan Lingkungan Pengkhianat Pancasila
Matindas juga menyoroti persoalan pengelolaan sumber daya alam yang tidak berpihak kepada masyarakat.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah, Matindas J Rumambi, menegaskan korupsi dan perusakan lingkungan merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
- Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di Sigi, Matindas menyebut koruptor serta pihak yang merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat sebagai pengkhianat Pancasila.
- Ia mengajak kader PDIP untuk turun ke tengah masyarakat, memperjuangkan kesejahteraan rakyat, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah, Matindas J Rumambi, menegaskan bahwa korupsi dan perusakan lingkungan merupakan tindakan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2026 di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (1/6/2026).
Dalam amanatnya, Matindas mengingatkan bahwa Pancasila tidak boleh dipahami hanya sebagai slogan atau simbol semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata berpihak kepada rakyat.
“Pancasila bukan jimat dan bukan mantra. Pancasila harus diperjuangkan agar menjadi realitas dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Baca juga: PDIP Sulteng Tanam 500 Pohon di Sigi, Wujud Gerakan Merawat Pertiwi pada Bulan Bung Karno
Ia menilai praktik korupsi merugikan negara dan rakyat merupakan bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita Pancasila.
“Mereka yang melakukan korupsi hingga miliaran rupiah bukanlah seorang Pancasila. Mereka adalah pengkhianat Pancasila,” katanya.
Selain itu, Matindas juga menyoroti persoalan pengelolaan sumber daya alam yang tidak berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, pihak-pihak yang menguasai lahan pertambangan dalam skala besar namun menimbulkan penderitaan bagi rakyat dan kerusakan lingkungan juga bertentangan dengan semangat Pancasila.
“Mereka yang menguasai tambang beribu-ribu hektare, menyengsarakan rakyat dan merusak lingkungan adalah pengkhianat Pancasila. Itu harus kita lawan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi rakyat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kader PDI Perjuangan harus bersedia menderita bersama rakyat, memperjuangkan kemakmuran, kesehatan dan pendidikan masyarakat. Itulah lautan pengabdian kita,” katanya.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila, DPD PDIP Sulteng Serukan Aktualisasi Nilai-Nilai Kebangsaan
Matindas J Rumambi menutup pidatonya dengan mengajak seluruh kader menjaga semangat perjuangan Bung Karno dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)
PDI Perjuangan
Matindas J Rumambi
Pancasila
Hari Lahir Pancasila
Desa Kalukubula
Kecamatan Sigi Biromaru
Bung Karno
| Hari Lahir Pancasila, Donald Payung Ajak Generasi Muda Memahami Sejarah Bangsa |
|
|---|
| PDIP Banggai Kepulauan Gaungkan Gotong Royong di Tengah Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Politisi PDIP DPRD Sulteng Komisi II Studi Komparatif Pajak Air Permukaan ke Sulbar |
|
|---|
| Fraksi PDIP Bangkep dan Dinas Perhubungan Pasang Lampu Jalan Sepanjang 2 KM di Desa Abason dan Tone |
|
|---|
| Sambut Kapolda Sulteng Baru, Matindas J Rumambi Suarakan Penegakan Hukum Berkeadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Koruptor-dan-Perusak-Lingkungan-Adalah-Pengkhianat-Pancasila.jpg)