Sabtu, 6 Juni 2026

Parigi Moutong Hari Ini

Parigi Moutong Dapat Alokasi 500 Hektare Program Kelapa Dalam dari Kementerian Pertanian

Dari total alokasi 500 hektare yang diterima Parigi Moutong, seluas 300 hektare telah direalisasikan pada tahap pertama.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kabupaten Parigi Moutong mendapat alokasi program pengembangan kelapa dalam seluas 500 hektare dari Kementerian Pertanian pada tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Parigi Moutong menerima alokasi program pengembangan kelapa dalam seluas 500 hektare dari Kementerian Pertanian pada tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan hilirisasi perkebunan.
  • Plt Kepala Dinas TPHP Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, menyebutkan tahap pertama telah direalisasikan seluas 300 hektare yang melibatkan 16 kelompok tani di enam kecamatan: Parigi Tengah, Parigi Utara, Siniu, Ampibabo, Tomini, dan Bolano Lambunu. 
  • Sisa 200 hektare akan dilaksanakan pada semester II 2026.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Kabupaten Parigi Moutong mendapat alokasi program pengembangan kelapa dalam seluas 500 hektare dari Kementerian Pertanian pada tahun 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat untuk mendorong hilirisasi komoditas perkebunan dan penguatan ekonomi masyarakat di daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, mengatakan realisasi program dilakukan secara bertahap.

Dari total alokasi 500 hektare yang diterima Parigi Moutong, seluas 300 hektare telah direalisasikan pada tahap pertama.

Sementara itu, 200 hektare sisanya akan dilaksanakan pada semester II tahun 2026.

Baca juga: Kementerian Transmigrasi Bidik Hilirisasi Durian dan Kelapa di Parigi Moutong

"Program hilirisasi ini bersumber dari dukungan Kementerian Pertanian," kata Dadan Priatna Jaya saat kegiatan penyerahan bantuan di Kecamatan Mepanga, Rabu (3/6/2026).

Menurut Dadan, tahap pertama yang telah direalisasikan menyasar 16 kelompok tani di enam kecamatan.

Masing-masing berada di Kecamatan Parigi Tengah, Parigi Utara, Siniu, Ampibabo, Tomini, dan Bolano Lambunu.

Para petani menerima bantuan untuk pengembangan kebun kelapa dalam pada lahan seluas 300 hektare.

Setiap hektare memperoleh paket bantuan yang telah disiapkan pemerintah.

Paket tersebut terdiri atas 110 bibit kelapa dalam unggul dan 330 kilogram pupuk organik granula untuk mendukung pertumbuhan tanaman pada fase awal.

Baca juga: Makan Uvempoi Jadi Penutup Ritual Adat Morra Keke di Sigi

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan biaya penanaman sebesar 15 Hari Orang Kerja (HOK).

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved