Sabtu, 6 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

DLH Sulteng Terjunkan 3 Armada Pengangkut Sampah dalam Aksi Bersih Pantai Kampung Nelayan

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari petugas di lapangan, sampah berhasil dikumpulkan.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah menerjunkan tiga armada pengangkut sampah dalam aksi bersih-bersih pantai yang digelar di kawasan Pantai Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (5/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah mengerahkan tiga armada pengangkut sampah dalam aksi bersih-bersih Pantai Kampung Nelayan di Kelurahan Talise, Kota Palu, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
  • Menurut Kepala DLH Sulteng, Wahid Irawan, kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan hampir tiga truk sampah yang kemudian diangkut ke TPA Kawatuna. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah menerjunkan tiga armada pengangkut sampah dalam aksi bersih-bersih pantai yang digelar di kawasan Pantai Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (5/6/2026).

Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang dilaksanakan serentak sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala DLH Provinsi Sulawesi Tengah, Wahid Irawan, mengatakan armada tersebut disiapkan untuk mengangkut sampah yang terkumpul selama kegiatan berlangsung menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari petugas di lapangan, volume sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai hampir tiga truk.

“Kalau target hari ini, berdasarkan laporan yang masuk, sudah terangkut kurang lebih hampir tiga truk sampah yang kemudian dibawa ke TPA Kawatuna,” ujar Wahid.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sulteng Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Sampah

Ia menjelaskan, kawasan Pantai Kampung Nelayan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan.

Tingginya aktivitas warga di kawasan pesisir tersebut dinilai berpotensi meningkatkan jumlah sampah yang tertinggal di lingkungan pantai.

Karena itu, DLH Sulteng menjadikan lokasi tersebut sebagai sasaran utama aksi bersih-bersih sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir.

“Kami memilih kawasan Kampung Nelayan karena setiap akhir pekan banyak masyarakat beraktivitas di sekitar pantai ini. Tentunya aktivitas tersebut juga menimbulkan timbulan sampah, khususnya sampah plastik,” katanya.

Pantauan TribunPalu.com, peserta kegiatan menyisir kawasan pesisir sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Mereka memungut sampah yang ditemukan di sepanjang jalan, trotoar, hingga sela-sela batu di area pantai.

Sampah yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam kantong sampah sebelum diangkut menggunakan armada yang telah disiapkan.

Wahid mengatakan kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerhati lingkungan, sekolah-sekolah Adiwiyata, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, DLH Kota Palu, hingga OPD Pemerintah Kota Palu.

Baca juga: Sri Indra Lalusu Dorong Penyelamatan Aset Daerah, Soroti Banyaknya Aset Pemprov Sulteng Menganggur

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved