Sulteng Hari Ini
Penerima Berani Cerdas Dilarang Terima Beasiswa Ganda, Disdik Sulteng Minta Mahasiswa Memilih
Salah satu perubahan yang dilakukan adalah mekanisme pembayaran bantuan pendidikan yang tidak lagi disalurkan langsung kepada mahasiswa.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Salah satu perubahan yang dilakukan adalah mekanisme pembayaran bantuan pendidikan yang tidak lagi disalurkan langsung kepada mahasiswa.
"Sistemnya sekarang sudah lebih ketat. UKT tidak lagi diberikan langsung kepada penerima, tetapi melalui kampus sehingga bisa diawasi," katanya.
Firmanza menjelaskan, kampus memiliki peran penting dalam proses verifikasi penerima beasiswa.
Perguruan tinggi bertugas memastikan mahasiswa yang diusulkan benar-benar masih aktif menjalani perkuliahan, memenuhi syarat akademik, serta tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari program lain.
Program Berani Cerdas merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Program ini digagas Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi.
Baca juga: Stok Minyak Kita di Pasar Inpres Manonda Langka, Harga di Pengecer Tembus Rp22 Ribu per Liter
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah bertanggung jawab terhadap proses pendaftaran dan kerja sama dengan perguruan tinggi.
Sementara itu, anggaran pembayaran bantuan pendidikan berada pada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sulawesi Tengah.
Beasiswa Berani Cerdas dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur afirmasi.
Untuk jalur afirmasi, calon penerima diwajibkan melampirkan surat pengantar dari pemerintah desa atau kelurahan sebagai salah satu syarat administrasi.
Adapun syarat akademik yang ditetapkan berbeda berdasarkan rumpun keilmuan.
Mahasiswa program studi non-eksakta wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Sementara mahasiswa program studi eksakta diwajibkan memiliki IPK minimal 2,75.
Baca juga: Dewan Hakim Tuntaskan Penilaian Final Musabaqah Fahmil Qur’an MTQ XXXI Sulteng
Dengan sistem verifikasi berlapis yang melibatkan kampus, Dinas Pendidikan, dan Biro Kesra, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap program Beasiswa Berani Cerdas dapat tepat sasaran serta dinikmati mahasiswa yang benar-benar memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.(*)
Gubernur Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
Firmanza Dg Parebba
Program Berani Cerdas
Beasiswa Berani Cerdas
Firmanza
Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah
UKT
| FGD di Untad, Polda Sulteng Dorong Sinergi Aparat dan Akademisi Perangi Narkoba |
|
|---|
| Radhiyah Putriani Siswi SLB Asal Palu Sabet Juara I Tata Kecantikan LKS Sulteng 2026 |
|
|---|
| PGRI Sulteng Dorong Uji Coba Pembelajaran Bahasa Perancis Sebelum Diterapkan di Seluruh Sekolah |
|
|---|
| Muhammad Safri Apresiasi Gubernur Anwar Hafid Himpun Rp355 Miliar Dana CSR untuk Pembangunan Jalan |
|
|---|
| PGRI Sulteng Dukung Wacana Bahasa Perancis Masuk Kurikulum, Minta Kesiapan Guru Jadi Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Penerima-Beasiswa-Berani-Cerdas-Dilarang-Terima-Beasiswa-Ganda.jpg)