Buol Hari Ini
Bupati Buol dan Wamenkop RI Bahas Penguatan Koperasi Plasma Sawit
Bupati Buol menyampaikan sejumlah isu yang masih dihadapi koperasi di Kabupaten Buol, salah satunya terkait koperasi plasma sawit.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Buol berupaya memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui pertemuan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dengan Wakil Menteri Koperasi RI Farida Faricha di Kementerian Koperasi dan UKM RI.
- Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Buol menyampaikan sejumlah masalah koperasi di daerah, terutama koperasi plasma sawit yang masih menghadapi sengketa kepengurusan dan kesejahteraan anggota yang belum optimal.
TRIBUNPALU.COM - Upaya Pemerintah Kabupaten Buol dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat terus dilakukan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, dengan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Faricha, di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan pengembangan koperasi di daerah, sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah pusat guna memperkuat kelembagaan dan akses pembiayaan koperasi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Buol menyampaikan sejumlah isu yang masih dihadapi koperasi di Kabupaten Buol, salah satunya terkait koperasi plasma sawit yang telah berlangsung cukup lama.
Menurutnya, persoalan tersebut mencakup sengketa kepengurusan internal serta belum optimalnya tingkat kesejahteraan anggota koperasi plasma yang masih menerima hasil jauh di bawah harapan dari pengelolaan kebun sawit mereka.
Baca juga: Video Kawanan Buaya Berjemur di Sungai Palu Viral, Warga Soroti Populasi Kian Banyak
Selain itu, Bupati juga mengangkat kebutuhan penyediaan lahan di desa dan kelurahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), penguatan kelembagaan koperasi, pengembangan usaha, hingga perluasan akses permodalan bagi koperasi dan pelaku usaha masyarakat.
"Kami terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan kebijakan agar koperasi dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Salah satunya, kami membangun sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan yang dibutuhkan dalam pengembangan koperasi dan permodalan," ujar Bupati Buol.
Menanggapi berbagai persoalan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Buol, Wakil Menteri Koperasi RI Farida Faricha menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Buol sekaligus memberikan arahan terkait sejumlah isu pengembangan koperasi di daerah.
Baca Juga: Murid SD Parigi Moutong Pelajari Pentingnya Mangrove dan Pemilahan Sampah
Terkait persoalan koperasi plasma sawit, Farida menyatakan bahwa Kementerian Koperasi akan membantu mencarikan solusi.
Sementara untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ia meminta pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk lurah dan kepala desa, untuk menjembatani penyediaan lahan yang dibutuhkan.
Dalam hal penguatan permodalan, Farida menjelaskan bahwa terdapat peluang dukungan pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), lembaga nonbank yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.
“Insya Allah kami akan bantu Pemda Buol dan Bapak Bupati," tuturnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Kementerian Koperasi RI guna mendorong koperasi yang lebih sehat dan produktif. (*)
| 100 Rumah Tak Layak Huni di Buol Akan Diperbaiki Tahun 2026 |
|
|---|
| Pemkab Buol Jajaki Kerja Sama Pembiayaan UMKM dengan PIP Kemenkeu RI |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Buol Masuki Tahap Survei Lanjutan Setelah Dokumen Lengkap |
|
|---|
| Ikuti Gerakan Tanam Kedelai Serentak, Pemkab Buol Janji Selaraskan Program Pertanian dan TNI-Polri |
|
|---|
| Sinergi TNI AL dan Pemkab Buol, Penanaman Kedelai Serentak Digelar di Biau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/uda90ua90ua90d90aajpgggg.jpg)