Terkini Internasional

Masifnya Kebakaran Amazon hingga Pecahkan Rekor, Peta Ini Tunjukkan Parahnya Sebaran Titik Api

Sejak pekan lalu, tepatnya 15 Agustus 2019, lebih dari 9.500 titik api baru bermunculan di Brazil, utamanya di Lembah Amazon.

NASA via express.co.uk
Kebakaran di hutan hujan Amazon, asapnya terlihat dari luar angkasa. Citra ini ditangkap oleh satelit NASA 

Luas hutan hujan Amazon menyusut sebesar 1.345 kilometer persegi.

Data dari satelit Brazil mengindikasikan, sejumlah pepohonan di dalam area Amazon seluas tiga kali lapangan sepakbola ditebang setiap menitnya pada Juli 2019.

DEFORESTASI, PERUBAHAN IKLIM, DAN PEMANASAN GLOBAL

Sementara itu, deforestasi berhubungan langsung dengan terjadinya kebakaran di hutan hujan Amazon.

Sebab, para petani biasanya membuka lahan untuk ternak dan pertanian dengan cara membakar hutan.

Pembakaran dengan sengaja ini akhinya dapat meluas dan tak terkendali.

Iklim yang lebih hangat akibat perubahan iklim juga membuat api kebakaran yang terjadi pada musim kemarau Amazon ini menjadi lebih besar daripada biasanya.

Pemanasan global juga meningkatkan peluang dan frekuensi terjadinya kebakaran hutan di seluruh dunia.

Menurut organisasi berita The Intercept, dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, sekitar 20 persen dari luas area Amazon atau 300 ribu mil persegi telah ditebang.

Jika ada sekitar 20 persen lagi bagian hutan Amazon yang hilang, hal tersebut akan memicu peristiwa yang disebut 'dieback.'

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved