Wawancara dengan Ajudan BJ Habibie, Albiner Sitompul: Saya Temani Bapak karena Ingin Belajar

Albiner Sitompul mengawal BJ Habibie dan Ibu Hasri Ainun Habibie saat tinggal di Jerman.

Wawancara dengan Ajudan BJ Habibie, Albiner Sitompul: Saya Temani Bapak karena Ingin Belajar
TRIBUNNEWS/Srihandiatmo Malau
Mantan pengawal Presiden Ketiga RI BJ Habibie, Albiner Sitompul (batik, berkopiah putih), berfoto bersama kru Tribunnews.com di kantor redaksi Tribunnews.com, Jakarta, Kamis (13/9/2019). 

Banyak ilmu yang diberikannya. Tompul, perbanyak mengetahui perbedaan, perbanyak mengetahui elemen-elemen perbedaan, biar kau Tompul bisa hidup dalam perbedaan. Itu yang saya ingat dan tidak bisa saya lupa. Itu yang saya bawa dan itu saya teruskan.

Klarifikasi BJ Habibie Soal Istilah Little Red Dot yang Pernah Bikin Singapura Marah

4 Bukti Nyata Kesetiaan dan Cinta BJ Habibie kepada Hasri Ainun Besari Usai Sang Istri Wafat

Begitu dekat sekali Pak Tompul dengan beliau. Pak BJ Habibie pernah menjadi Menteri, Wapres, dan Presiden. Apakah Pak Tompul melihat perbedaan dalam diri pak Habibie?

Saat jadi Presiden, beliau punya karakter yang kuat. Bekerja cepat, tepat, dan tuntas. Tidak boleh lambat, cepat. Dan setelah dia tidak presiden, Tompul, saatnya saya merawat ibu. Mendampingi Ibu. Membawa ibu ke mana saja dia suka. Bahkan belanja bumbu pun bapak menemani ibu. Perbedaan yang betul-betul saya lihat kala Presiden dan tidak lagi jadi Presiden adalah benar-benar bapak mencintai ibu. Dari segi karakter tidak ada perbedaan.

Bacharuddin Jusuf Habibie menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri upacara Puncak Perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-17 bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (10/8). Mantan Presiden RI ke-3 ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia kembali mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang kini mengalami kemunduran. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Bacharuddin Jusuf Habibie menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri upacara Puncak Perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-17 bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (10/8). Mantan Presiden RI ke-3 ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia kembali mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang kini mengalami kemunduran. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Bapak bersyukur pernah mengenal Pak Habibie?

Alhamdulillah. Seandainya saya punya uang Rp5 triliun, tidak mampu saya ulang sejarah itu. Untold story. Ilmu itu banyak sekali. Selama dua tahun saya bersama-sama bapak dan ibu dari rumah, ke pasar, ke mana, pindah ke mana, kami bertiga. Berapa SKS itu ilmunya.

Saya tidak butuh foto-foto. Tidak ada satupun foto saya dengan beliau. Foto saya dengan beliau itu hanya ada setelah saya sudah menjadi kepala biro pers, media dan informasi sekretariat presiden (Setpres) di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat itu 2016, ada kabar hoaks beredar yang menyebut bapak meninggal dunia. Saat itu saya datang ke rumah bapak. Dan saya minta foto bersama dengan bapak. Dan hanya itu foto saya bersama bapak.

Tapi, jauh dari itu, dua per tiga dunia sudah ia ajarkan kepada saya. Dia bukan ayah kromosomku. Tapi dia bapakku, yang telah memberikan ilmu. Dan tidak mungkin saya mendapatkan ilmu itu. Banyak sekali ilmu, pelajaran yang ia berikan kepada saya. Mungkin buku yang berbicara. Dia mengajarkan semua mengenai kehidupan.

Memofoto saja dia ajarkan ke saya. Kenapa Bapak ajarkan saya memfoto? itu tanya saja dulu. Bapak bilang ke saya, "Suatu saat kau perlu. Foto kumbang itu begini Tompul. Begini." Eh alhamdullilah saya ternyata pernah jadi kepala penerangan AD.

Dia juga mengajari saya bagaimana menghormati orangtua, bagaimana menghormati besan. Dia itu sangat menghormati kakak-kakak iparnya. Satu yang tidak bisa saya lupakan itu, saat harus berpisah. Saat itu pangkat saya masih mayor, saya harus laksanakan perintah ikut Sesko.

Ceria Ashraf Sinclair yang Terus Tenangkan BCL yang Tak Henti Menangis Dengar Habibie Wafat

Sahabat Dekat BJ Habibie Ungkap Isi Chat Terakhirnya dengan Sang Bapak Teknologi

Kapan itu terjadi Pak?

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved