Breaking News:

4 Cara agar Anak Mendengarkan Orangtua Tanpa Harus Memaksa si Kecil

Perilaku mengabaikan perintah orangtua itu juga menjadi cara anak untuk menghadapi tekanan baru dan tanggung jawab.

newharbinger.com
ILUSTRASI orangtua memberi pengertian kepada anak. 

TRIBUNPALU.COM - Terkadang Moms, perintah sederhana seperti mengecilkan suara televisi atau menaruh kaus kaki di keranjang sering berubah jadi ocehan setiap orangtua.

Apalagi kita sering mengoceh dengan nada tinggi yang diulang gara-gara anak tidak menuruti yang diminta.

Banyak orangtua yang gemas dengan perilaku tidak kooperatif anak-anak mereka yang sudah mulai tumbuh besar.

Walau sudah diajak bicara dengan nada lembut, mereka seolah mengabaikan, bahkan menentang untuk melakukan.

Akhirnya hal ini pun membuat kita sebagai orangtua pun terpancing emosi dan marah.

Indy Barends Rela Pensiun dari Dunia Penyiaran Demi Prioritaskan Anak

Perilaku anak-anak berusia sekitar 7-9 tahun ini sebenarnya didasari oleh apa yang terjadi di dalam dirinya, yakni mereka mulai merasa punya kendali atas hidupnya sendiri.

Mereka juga lebih fokus pada dunia luar dan tertarik pada apa yang ada di sana, seperti sekolah, teman, atau aktivitas olahraga.

“Sikap mereka yang sering tidak mendengarkan orangtuanya juga salah satu cara untuk menguji batasan kemerdekaan dirinya,” kata psikolog Mary Rouerke Ph.D.

Perilaku mengabaikan perintah orangtua itu juga menjadi cara anak untuk menghadapi tekanan baru dan tanggung jawab.

Meski begitu, sebagai orangtua kita bisa “mengembalikan telinga anak” tanpa harus meninggikan suara.

Bibir Anak Zaskia Mecca, Kana Sybil Bengkak Gegara Alergi Kucing, Begini Tanggapan Hanung Bramantyo

Halaman
123
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved