Sulteng Hari Ini

Gubernur Longki Bersyukur Ada NGO Bantu Pemulihan Ekonomi Penyintas

Gubernur Longki bersyukur ada sejumlah lembaga non pemerintah alias NGO yang membantu pemulihan ekonomi penyintas.

Gubernur Longki Bersyukur Ada NGO Bantu Pemulihan Ekonomi Penyintas
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Gubernur Longki menghadiri penyerahan bantuan non tunai bagi penyintas di Kelurahan Balaroa, Jumat (18/10/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, H Longki Djanggola, bersyukur ada sejumlah lembaga non pemerintah alias NGO yang membantu pemulihan ekonomi penyintas.

Khususnya penyintas yang menjadi pelaku usaha kecil dan menengah, yang usahanya terdampak bencana.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Longki, saat menghadiri penyaluran bantuan bagi penyintas dan 35 pelaku usaha dari Kota Palu dan Kabupaten Sigi, Jumat (18/10/2019).

Penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di lokasi pengungsian tenda darurat di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Ada 35 pelaku usaha yang mendapat dana stimulan usaha dari Islamic Relief Worldwide.

Ada yang sebelumnya sudah memiliki usaha dan ada juga pelaku usaha baru.

Bantuan untuk pelaku usaha yang juga warga pengungsi itu diberikan bantuan dana stimulan non tunai.

Pelaku usaha itu menjadi agen atau tempat belanja barang campuran dari 3.613 penyintas yang menerima voucher belanja dari Islamic Relief Worldwide.

Gubernur Longki mengatakan, stimulan yang ditujukan kepada pelaku usaha kecil dan menengah di Palu dan Sigi itu dinilai memiliki korelasi yang kuat terhadap progres rehabilitasi perekonomian warga.

Khususnya pasca bencana gempa bumi tsunami dan likuifaksi 28 September 2018.

Gubernur Longki menambahkan pihaknya bersyukur atas penyaluran bantuan non tunai itu, guna memutar kembali roda ekonomi dan meningkatkan jiwa wirausaha penyintas.

"Semoga stimulan ini jadi pelipur lara supaya warga bisa bangkit dan semangat lagi mengelola usahanya," kata Longki.

Selaku Gubernur Sulteng, Longki berharap kepada lembaga pemberi bantuan dan instansi terkait, agar secara periodik membuat laporan progress penyaluran dan pemanfaatan bantuan.

"Supaya pemerintah daerah dapat ikut mengawal dan menyumbang saran demi kemaslahatan program ini," terangnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved