Terkini Nasional

Waketum Gerindra: Membantu Dari Dalam, Kalau Nggak Ada Jabatan Gimana Mau Bantu?

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menanggapi pernyataan bahwa bergabungnya Prabowo ke koalisi karena menginginkan kekuasaan.

Waketum Gerindra: Membantu Dari Dalam, Kalau Nggak Ada Jabatan Gimana Mau Bantu?
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono 

TRIBUNPALU.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menanggapi pernyataan bahwa bergabungnya Prabowo ke koalisi karena menginginkan kekuasaan.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh pengamat politik Rocky Gerung.

Rocky saat itu memberikan pendapatnya bahwa seharusnya Prabowo tetap sebagai oposisi.

"Saya anggap bahwa sebaiknya Pak Prabowo di luar kekuasaan, kenapa? Karena dia pintar, cerdas dia punya seluruh konsep bernegara, sehingga kalau terjadi kekacauan dalam kekuasaan ada oposisi yang menampung suara publik," ungkap Rocky, dilansir dari kanal Youtube Talk Show tvOne.

Namun di sisi lain Rocky tetap menghormati keputusan Prabowo untuk menyumbangkan konsep bernegaranya untuk pemerintah.

Oposisi Bergabung ke Koalisi Jokowi, Rocky Gerung: Semacam Sleeping With Enemy

Meskipun jika dinilai segi etika politik hal tersebut tidak diperbolehkan.

"Tapi Pak Prabowo bilang mau menyumbang konsep itu kepada kekuasaan, oke saya bilang nggak ada soal, tapi bagi saya itu adalah pertimbangan pragmatis dari segi etika politik itu tetap nggak boleh,"

"Kalau nggak pragmatis kekuasaan pasti dia menghormati psikologi publik yang mengendaki ada oposisi," pungkasnya.

Terkait perkataan Rocky tersebut, Arief menegaskan bahwa bergabungnya Gerindra atau Prabowo ke dalam pemerintah tidak dikaitkan dengan kekuasaan.

Namun menurut Arief, Gerindra dapat membantu pemerintah jika berada di dalam pemerintahan.

Halaman
1234
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved