Kisah AHY yang Tolak Beasiswa Luar Negeri Demi Jadi Perwira Lalu Ditempa Keras di Akmil

Agus Harimurti Yudhoyono atau lebih dikenal dengan sebutan AHY, memang sudah diketahui sejak lama jika putra bungsu Presiden Ri ke-6 ini adalah mantan

Editor: Imam Saputro
Tribunnews/Jeprima
Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyampaikan pidato politiknya di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019). Pada pidato kali ini AHY mengangkat tema Rekomendasi Partai Demokrat kepada Presiden Indonesia Mendatang, Menurut AHY ada tiga (3) syarat Presiden Indonesia 2019-2024 untuk bisa menjawab tantangan Indonesia ke depan diantaranya yaitu Tantangan 2019-2024 dalam perspektif nasional dan internasional, Persoalan dan solusi Partai Demokrat dalam menghadapi tantangan tersebut, Ajakan Partai Demokrat menghadapai situasi sosial politik Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau lebih dikenal dengan sebutan AHY, memang sudah diketahui sejak lama jika putra bungsu Presiden Ri ke-6 ini adalah mantan prajurit.

Putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Tepat di hari ini, Akmil sendiri tengah merayakan hari jadinya yang ke-62 tahun.

Sebagai salah satu jebolan Akmil, AHY turut mengucapkan ucapan selamat ulang tahun kepada sekolah militernya ini melalui akun media sosial Twitter, @AgusYudhoyono pada Senin (11/11/2019).

Selain itu, AHY turut menceritakan pengalaman dirinya saat pertama kali masuk ke Akmil.

Dimana di AHY yang kala itu lulus SMA di tahun 1997, tengah dihadapkan dua pilihan hidup untuk menggapai masa depannya.

AHY yang sejak awal ingin menjadi seorang prajurit perwira ternyata juga mendapat tawaran kuliah di luar negeri pada waktu bersamaan.

Namun dengan tegas, AHY menolak tawaran kuliah luar negeri tersebut dan memilih untuk masuk Akmil.

Lantaran jiwanya telah terpanggil secara matang untuk menjadi seorang prajurit seperti SBY.

"Tahun 1997, saat lulus dari SMA, saya dihadapkan pada berbagai pilihan jalan masa depan. Sejak awal saya ingin menjadi seorang prajurit, seorang perwira. Tanpa ragu saya menolak tawaran kuliah di luar negeri, dan memutuskan masuk Akademi Militer (Akmil)," tulis suami Annisa Pohan.

Di Akmil, tepatnya di kawah Candradimuka, AHY mendapat tempaan keras oleh para senior dan pelatih.

Hal ini dilakukan rupanya agar para prajurit bisa memiliki karakter kuat, disiplin, setia dan menjaga kehormatan untuk menjalankan tugas negara.

"Di kawah Candradimuka ini saya ditempa dengan keras oleh para pelatih dan senior, untuk memiliki karakter yang kuat: senantiasa memegang teguh disiplin, kesetiaan, dan kehormatan dalam menjalankan tugas negara. "Duty, Honor, Country","imbuh AHY.'

Tak hanya, soal pendidikan yang keras.

Rupanya di Akmil ini, AHY juga dipertemukan dengan sahabat-sahabatnya yang berasal dari beragam suku, agama, ras, etnis dan latar belakang yang berbeda-beda.

Walaupun memiliki banyak perbedaan, hasil tempaan para pelatih dan senior mampu menjadikan satu keutuhan dalam wujud kekeluargaan yang nyata, seperti Bhineka Tunggal Ika.

"Di Akmil saya juga dipertemukan dengan sahabat-sahabat sebangsa setanah air, dari berbagai identitas: suku, agama, ras, etnis, dan latar belakang sosial. Kebhinnekaan dalam wujud nyata, ditempa dalam suka dan duka bersama. Esensi menjadi Indonesia," jelas AHY.

Di akhir tulisannya, AHY turut memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-62 untuk Akmil.

Harapan AHY, agar Akmil ke depannya bisa melahirkan patriot-patriot bangsa yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan bangsa.

"Dirgahayu ke-62 Akmil. Semoga senantiasa melahirkan patriot-patriot bangsa yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan bangsa," pungkas AHY..

Wisuda Purnawira Pati TNI AD

Selain bertepatan dengan HUT Akmil yang ke-62, rupanya di hari yang sama ini, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, tengah memimpin acara wisuda Purnawira Pati TNI AD.

Acara ini berlangsung di Lapangan Pancasila, Akmil, Magelang pada Senin (11/11/2019).

Andika Perkasa hadir di acara tersebut didampingi oleh Ketua Persit KCK Ny Hetty Andika Perkasa.

Hal ini diketahui melalui salah satu unggahan di media sosial Instagram resmi TNI AD, @tni_angkatan_darat.

Dijelaskan juga, bahwa acara ini sudah menjadi tradisi.

Di tahun ini, acara Wisuda Purnawira Pati diikuti oleh Jenderal TNI (Purn) Mulyono beserta 167 orang purnawirawan Pati lainnya.

"Wisuda Purnawira Pati TNI AD
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi Ketua Persit KCK Ny.Hetty Andika Perkasa memimpin Wisuda Purnawira Pati TNI AD di Lapangan Pancasila, Akmil, Magelang. Senin (11/11/2019)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Tradisi Wisuda Purnawira Pati tahun ini diikuti Jenderal TNI (Purn) Mulyono beserta 167 orang purnawirawan Pati lainnya
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
#TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat," tulis akun @tni_angkatan_darat.

Artikel ini telah tayang di Tribunternate.com dengan judul AHY Tolak Beasiswa Luar Negeri Demi Jadi Perwira, Begini Kisah Harunya saat Ditempa di Akmil

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved