3 Langkah yang Diambil Erick Thohir Atasi Masalah di BUMN Asuransi Jiwasraya
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan terdapat tiga hal untuk mengatasi kasus Asuransi Jiwasraya.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan terdapat tiga hal untuk mengatasi kasus Asuransi Jiwasraya.
Hal tersebut diungkapkan Erick Thohir dalam acara Mata Najwa yang videonya diunggah di kanal YouTube 'Najwa Shihab', pada Rabu (4/12/2019).
Erick Thohir menjelaskan permasalahan Asuransi Jiwasraya memiliki kerumitan yang lebih panjang.

Berikut tiga hal yang akan dilakukan Erick Thohir untuk membantu memulihkan Asuransi Jiwasraya:
1. Mengkombinasikan asuransi yang lain
Erick Thohir menuturkan dapat mengatasi permasalah Asuransi Jiwasraya dengan mengkombinasikan asuransi sehat yang ada di Indonesia.
Nantinya diharapkan dapat menciptakan pergerakan uang yang masuk sehingga dapat membantu Asuransi Jiwasraya.
Hal ini harus dilakukan agar uang yang ada tidak hilang.
Meskipun permasalahan Asuransi Jiwasraya sudah terasa berat tetap harus mencari cara agar terdapat pergerakan uang yang baru dengan asuransi yang dikombinasikan.
"Ada tiga hal yang akan kita lakukan satu, tentu mengkonsolidasi asuransi yang ada di Indonesia supaya punya cash flow yang positif bisa membantu Jiwasraya," terang Erick Thohir.
"Ini harus tetap jalan, ini komitmen supaya uangnya nggak hilang."
"Tapi kalau dari Jiwasrayanya sudah berat, tetapi bagaimana dengan cash flow yang baru dengan holding yang baru ini kita bisa membantu," tandasnya.
• Erick Thohir Bongkar Bobroknya Penyelundupan Harley Davidson dan Sepeda Brompton di garuda Indonesia
• Dicopot Erick Thohir dari Dirut Garuda, Ari Askhara Tercatat Punya Harta Capai Rp 37 Miliar
2. Bedakan yang palsu atau penipuan dan yang salah investasi
Hal ke dua yang disampaikan oleh Erick Thohir untuk membantu mengatasi permasalahan Asuransi Jiwasraya adalah dengan membedakan yang palsu dengan yang salah lakukan investasi.
Apabila nantinya ditemukan terdapat permasalahan yang berawal dari investasi palsu atau bodong, akan ditindak secara hukum.
"Yang ke dua, kita juga harus bedakan mana yang memang bodong sama yang benar-benar salah investasi," jelas Erick Thohir.
"Kalau yang bodong ya harus diproses hukum," imbuhnya.

3. Minta payung hukum
Erick Thohir dalam cara yang terakhir adalah meminta payung hukum mengenai undang-undang yang mengatur asuransi.
Undang-undang yang dapat melindungi perusahaan asuransi yang belum pernah dibuat sebelumnya.
"Tentu yang terakhir kita juga minta payung hukum yang jelas mengenai undang-undang asuransi yang belum pernah ada," ujar Erick Thohir.
Erick Thohir mengatakan ketiga hal tersebut harus dijalankan secara bersama-sama.
Dalam kesempatan itu Erick Thohir juga menjelaskan mengenai restrukturisasi PT Tri Polyta Indonesia (TPI) dan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang merupakan perusahaan pabrik petrokimia milik negara.
Permasalahan dalam kedua perusahaan tersebut adalah kenapa pabrik yang dimiliki negara tidak bisa suskes, hingga terlilit hutang.
Sementara, PT Chandra Asri yang dimiliki oleh swasta dapat sukses.'
• Dirut Garuda, Ari Askhara Dipecat Erick Thohir, Direksi Garuda Emoh Berkomentar
• Usai Pecat Dirut Garuda, Erick Thohir Akan Evaluasi Pejabat Lain, Sudah Tunjuk Plt
Kemudian alasan tersebut yang menjadi alasan Erick Thohir melakukan perombakan dalam jajaran perusahaan BUMN untuk mencari orang yang tepat.
Selain itu Erick Thohir juga akan mencari model bisnis yang sesuai agar dapat bersaing.
"Saya rasa inikan proses panjang, sama ketika kita bicarakan penyelesaian restrukturisasi TPI dan TPPI," ungkap Erick Thohir.
"TPI dan TPPI itu sudah 18 tahun, problemnya itu bagaimana kita memiliki petrochemical company yang bisa bersaing."
"Chandra Asri yang dimiliki swasta sukses, kenapa yang dimiliki BUMN tidak sukses."
"Bahkan terjerat hutang, itu kembali kenapa poinnya mencari orang yang tepat, mencari juga bisnis model yang tepat untuk bisa bersaing."
Erick Thohir mengatakan proses restrukturisasi TPI dan TPPI akan selesai pada akhir bulan tahun ini.
(Tribunnews.com/Febia Rosada Fitrianum)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Atasi Masalah Jiwasraya,Erick Thohir: Konsolidasi hingga Minta Payung Hukum