Namanya Disebut Masuk dalam Daftar Dewan Pengawas KPK, Yusril Ihza: Maaf Saya Tidak Berminat

Yusril Ihza Mahendra tolak jadi anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), meski namanya disebut-sebut telah dipilih Presiden Jokowi.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Yusril Ihza Mahendra, saat ditemui di kantornya, Kasablanka Office Tower, Jakarta, Jumat (12/7/2019). 

Yusril Ihza Mahendra tolak jadi anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), meski namanya disebut-sebut telah dipilih Presiden Jokowi.

NAMA Pakar Hukum Tata Negara Prof Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut sebagai calon pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi atau Dewas KPK.

Informasi terkait Yusril Ihza Mahendra anggota Dewas KPK terus beredar dan berkembang menjadi viral.

Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi dikabarkan juga telah menentukan nama-nama anggota Dewas KPK.

Terkait informasi tersebut, Yusril Ihza Mahendra mengaku banyak menerima pertanyaan dari masyarakat.

 

Karena itulah, melalui akun twitternya, Yusril klarifikasi soal dewas KPK tersebut.

"Walau masih dalam proses seleksi, banyak orang yang bertanya, dan bahkan ada yang ucapkan selamat pada saya," ujar Yusril Ihza Mahendra melalui akun twitternya, Senin (16/12/2019) pagi.

Tetapi, kata Yusril, sampai saat ini belum ada satu orang pun yang menghubungi dirinya terkait jabatan sebagai anggota Dewas KPK.

Yusril Ihza Mahendra Tak Jadi Menteri, Jokowi Diprediksi Menyodorkan Jabatan Ini

Yusril Ihza Mahendra Sebut KUHP Warisan Belanda Jauh Lebih Kacau daripada RKUHP

Yusril Ihza Mahendra: KUHP Warisan Belanda Jauh Lebih Kacau daripada RKUHP

Karena itu, Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini masih menganggap informasi yang menyebutkan Jokowi tunjuk Yusril jadi Dewas KPK hanyalah isu atau kabar burung.

"Karena itu, saya menganggap bahwa disebut-sebutnya nama saya sbg salah satu calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka," katanya.

Yusril Ihza Mahendra secara khusus membuat kultwit untuk menjelaskan isu tersebut.

Apakah Yusril akan menerima jika dipilih menjadi anggota Dewas KPK?

Melalui twitternya, Yusril secara tegas mengatakan, dirinya akan menerima.

Yusril tolak jadi anggota Dewas KPK.

"Saya sendiri dengan segala permohonan maaf, samasekali tidak berminat dan tidak bersedia menduduki jabatan sebagai Dewas KPK tersebut," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved