Sulteng Hari Ini

MUI Kota Palu Minta BNNP Ungkap ke Publik Jumlah Anak di Sulteng yang Terpapar Narkoba

MUI minta BNNB Palu ungkap ke publik jumlah anak di Sulteng yang terpapar narkoba.

MUI Kota Palu Minta BNNP Ungkap ke Publik Jumlah Anak di Sulteng yang Terpapar Narkoba
Dok. MUI Kota Palu
Ketua MUI Kota Palu sekaligus Guru Besar Pemikiran Islam Modern IAIN Palu, Prof KH Zainal Abidin. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu meminta Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah menyampaikan ke publik jumlah anak di Sulawesi Tengah yang terpapar narkoba.

Ketua MUI Kota Palu Prof KH Zainal Abidin mengatakan, publikasi itu dimaksudkan agar diketahui dan muncul kesadaran serta gerakan bersama melawan narkoba di tengah-tengah masyarakat.

"Data-data tersebut harus diinfokan kepada masyarakat, agar timbul kesadaran, keterlibatan dan kepedulian masyarakat," jelas Zainal, Kamis (9/1/2020) sore.

2 Pria yang Ditembak Polisi karena Pencurian Ternyata Sudah Lakukan Aksinya Sebanyak 3 Kali di Palu

Sepanjang Tahun 2019, Sebanyak 1.250 Penyalahguna Narkoba di Sulteng Ditangkap

Sebanyak 812 Pelajar di Sulawesi Tengah Tercatat Sebagai Penyalahguna Narkoba Selama 2019

Permintaan MUI Kota Palu itu menyusul data yang diterima MUI Kota Palu dari BNNP Sulteng, bahwa ada sebanyak 816 pelajar yang terpapar narkoba di Sulteng selama 2019.

Jumlah tersebut terdiri dari anak berstatus pelajar tingkat sekolah dasar sebanyak 149 orang, SMP sederajat sebanyak 327, dan 340 orang SMA sederajat.

Berdasarkan hal itu kata Zainal, MUI memandang perlu disampaikan ke publik, agar muncul tekad untuk terlibat menyelesaikan masalah narkoba di kalangan pelajar.

MUI juga mengimbau anak-anak muda dan kaum milenial di Kota Palu untuk memiliki tekad yang kuat agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurut Zainal, paparan narkoba di kalangan pelajar itu akan menghilangkan masa depan anak-anak di Kota Palu.

"Padahal masa muda adalah masa emas bagi manusia untuk memaksimalkan dan mengeluarkan semua potensi , kemampuan dan bakat yang ada dalam diri dengan belajar, mengasah kemampuan yang dimiliki dan sebagainya," terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved