Breaking News:

Terkini Daerah

5 Hal Seputar Anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk Pembelian Speaker Senilai Rp4 Miliar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi sorotan terkait anggaran membeli pengeras suara (speaker/toa) senilai Rp4 miliar.

freeimages.com via TribunJabar.id
ILUSTRASI speaker. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi sorotan terkait anggaran membeli pengeras suara (speaker/toa) senilai Rp4 miliar. 

2. Lokasi penempatan speaker.

Enam set pengeras suara sebagai sistem peringatan dini bencana rencananya akan ditempatkan di beberapa lokasi rawan banjir di DKI Jakarta.

Yakni, Tegal Alur, Rawajati, Cililitan, Jati Padang, Kedoya Selatan, dan Makasar.

3. Komentar Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah (Tribunnews.com/Bayu)

Terkait rencana pembelian enam set speaker dengan anggaran Rp4 miliar, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah sudah angkat bicara.

Menurut Saefullah, anggaran tersebut merupakan tanggung jawab Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait atau dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

"Kalau isi kegiatan itu menjadi wewenang dan tanggung jawab SKPD. Kamu perlu apa, ada apa, mereka yang tanggung jawab," ucapnya, Kamis (16/1/2020).

Saefullah pun menyebut, pihaknya tidak bisa mengintervensi apa yang sudah direncanakan oleh BPBD.

Baik itu dari proses penganggaran maupun pengadaan yang dilakukan oleh masing-masing SKPD.

"Proses pengadaan, termasuk nilainya, mark up apa enggak, wajar apa enggak, itu jadi tanggung jawab SKPD," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved