Breaking News:

Harun Masiku Disebut Korban oleh Adian Napitupulu, LPSK: Tak Ada Istilah Korban dalam Korupsi

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu menegaskan tidak ada istilah korban dalam tindak pidana korupsi.

Kanal YouTube Najwa Shihab
Adian Napitupulu 

TRIBUNPALU.COM - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu menegaskan tidak ada istilah korban dalam tindak pidana korupsi.

Pernyataan ini menyikapi ucapan Politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu yang menyebut Harun Masiku menjadi korban harapan palsu Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, suap terkait PAW yang dilakukan Harun Masiku justru sarat akan unsur kepentingan antara sesama pejabat pemerintahan.

"Dalam praktek apa pernah ada korban dari tindak pidana korupsi? Nggak ada korban dalam tindak pidana korupsi. Kalau pembunuhan, penipuan itu korbannya baru ada," kata Edwin saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (21/1/2020).

Doa Presiden Joko Widodo untuk Kesembuhan Adian Napitupulu

Petugas KPK Didampingi Ketua RT Keliling Komplek untuk Mencari Harun Masiku

Yasonna Laoly Masuk Tim Hukum PDIP untuk Lawan KPK: Pembelaan Jokowi dan Rawan Konflik Kepentingan

Menurut Edwin, dalam kasus korupsi, yang berperan di dalamnya hanya pelaku dan beberapa unsur lain manakala kasus suap yang melibatkan Harun Masiku ini telah terungkap.

Dengan demikian ungkapan Adian Napitupulu pada acara diskusi di Tebet, Sabtu (18/1/2020) lalu, dinilainya keliru karena menduga Harun Masiku menjadi korban iming-iming dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tidak ada kategori korban dalam tindak pidana korupsi. Yang ada (hanya) pelapor, saksi, kemudian pelaku dan ahli," tutur Edwin.

Kritik terhadap Adian juga datang dari peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana.

Kurnia mengatakan bahwa pernyataan Adian tersebut menyesatkan karena fakta hukum membuktikan bahwa Harun telah resmi diumumkan namanya oleh KPK sebagai pelaku penyuap eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

"Jelas-jelas tersangka kok bisa dikatakan korban? Kalau dia (Adian Napitupulu) tidak sepakat dengan penetapan tersangkanya, dia datang ke KPK, dia jelaskan kalau dia tidak sepakat, dia gugat praperadilan, kan itu mekanisme hukumnya," katanya di Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

(Tribunnews.com/Lusius Genik)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Adian Napitupulu Sebut Harun Masiku Korban, LPSK: Tidak Ada Istilah Korban dalam Korupsi

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved