Buaya Berkalung Ban di Palu
Bantu Proses Penyelamatan Buaya Berkalung Ban di Palu, 2 Ahli Reptil asal Australia Pakai Metode Ini
Bantu proses penyelamatan buaya berkalung ban di Palu, dua ahli reptil asal Australia pakai metode jebakan.
3. Tarik perhatian media internasional
Tarik perhatian media internasional
Kondisi memprihatinkan buaya ini membuat mata dunia ikut menyoroti sayembara yang dibuat BKSDA Sulawesi Tengah tersebut.
Pasalnya, sayembara ini diberitakan beberapa media internasional kenamaan untuk ikut menyebarluaskan kabar ini.
Misalnya, laman telegraph.co.uk yang memberitakan hal ini dengan judul "Indonesia tawarkan hadiah uang tunai untuk melepaskan ban karet dari leher buaya".

Selain soal sayembara, The Telegraph juga menyoroti nasib buaya siam yang terancam punah itu.
The Telegraph menceritakan detail asal usul buaya tersebut terjebak dalam sebuah ban dan berbagai upaya yang dilakukan lembaga konservasi Indonesia untuk menyelamatkan buaya itu.
Media lain menyebutkan, buaya air asin sepanjang 13 kaki atau empat meter itu akan mati lemas jika tidak segera diselamatkan.
Laman standard.co.uk memberikan judul 'Pemerintah Indonesia menawarkan hadiah untuk menyelamatkan buaya dengan ban melilit di lehernya selama lebih dari tiga tahun' pada artikelnya yang dimuat Sabtu (1/2/2020).

Media ternama di Inggris, Daily Mail juga menyoroti sayembara penyelamatan ini.
Dengan menyertakan beberapa foto reptil malang tersebut, Daily Mail membuat judul 'Hadiah ditawarkan bagi siapapun yang cukup berani (atau bodoh) untuk melepaskan ban sepeda motor yang melilit di leher buaya sepanjang 13 kaki'.

Meski membuat judul sedemikian rupa, di dalam artikel tersebut menyebut tidak ingin sekadar memberi iming-iming kepada orang yang nekat.
Tetapi, orang yang berniat mengikuti sayembara itu harus mempunyai kemampuan menaklukkan buaya.
"Hasmar menekankan bahwa dia tidak ingin mendukung orang amatir untuk mengambil risiko sendiri dan hanya ingin [meminta] orang-orang dengan latar belakang penyelamatan satwa liar," tulis Daily Mail.