Virus Corona

Corona Mewabah, Nilai Tukar Rupiah Melemah hingga Tembus Rp 16 Ribu, Terburuk Sejak Tahun 1998

Wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat mata uang Rupiah kian melemah.

Continental Currency Exchange
Ilustrasi uang. 

TRIBUNPALU.COM - Wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat mata uang Rupiah kian melemah.

Melansir Bloomberg, Kamis (19/3/2020) saat ini Rupiah Indonesia turun ke level terlemah.

Hal ini karena aksi jual obligasi dan saham di Indonesia ada sedikit tanda mereda karena pandemi virus corona yang memburuk.

Ilustrasi Rupiah
Ilustrasi Rupiah (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Hal ini mengimbas pada hasil obligasi 10 tahun naik 17 basis poin, sementara indeks saham negara anjlok lebih dari 5 persen, yang memicu penghentian perdagangan untuk ketiga kalinya dalam seminggu.

 

"Untuk IDR, sangat sulit untuk memanggil bottom sekarang."

"dan akan turun dua kali lipat jika Indonesia melakukan penutupan total," kata Mingze Wu, seorang pedagang valuta asing di INTL FCStone di Singapura yang Tribunnews kutip dari Bloomberg.

Sementara itu, melansir Kontan.co.id, pelemahan rupiah terjadi karena tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia menjadi yang tertinggi di antara negara Asia Tenggara.

"Pergerakan mata uang di negara yang memiliki risiko penularan virus corona meningkat seperti Indonesia, mungkin masih melihat pergerakan mata uang volatil untuk sementara," kara Yanxi Tan, ahli strategi Valasi di Malayan Banking Bhd.

Selanjutnya, dikutip dari Kompas.com, berdasarkan data di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp 15.712 per dollar AS.

Posisi ini melemah jika dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 15.223 per dolar AS.

Halaman
1234
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved