Breaking News:

Kemenag Keluarkan Protokol Layanan Nikah di KUA: Mempelai Pria Kenakan Sarung Tangan dan Masker

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam mengeluarkan kebijakan khusus perihal layanan nikah di Kantor Urusan Agama.

Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti | Editor: Imam Saputro
TribunJateng.com
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNPALU.COM - Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam mengeluarkan kebijakan khusus perihal layanan nikah di Kantor Urusan Agama atau KUA.

Kebijakan tersebut dikeluarkan dengan pertimbangan mewabahnya virus corona belakangan ini.

Kamaruddin Amin selaku Dirjen Bimas Islam mengatakan bahwa urusan pencatatan nikah masih terus dilayani oleh KUA.

Meski demikian, ia menyebut jika pihaknya telah mengeluarkan aturan khusus dalam mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

"Tentunya kita mengeluarkan aturan, bagaimana proses tersebut dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan pencegahan penyebaran COVID-19," kata Kamaruddin pada Kamis (19/3/2020).

Protokol Penanganan Jenazah Pasien COVID-19, termasuk Ketentuan Salat Jenazah dan Syarat Petugas

BNPB Beri Imbauan Soal Ibadah di Rumah: Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat selama Dua Pekan

BNPB Keluarkan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19, Ini Rinciannya

Ia berujar ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan di KUA.

Pertama, jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah akan dibatasi.

Dikatakan bahwa dalam satu ruangan tempat di mana prosesi akad nikah berlangsung tidak boleh ada lebih dari 10 orang.

Kedua, calon pengantin dan anggota keluarga yang mendampingi prosesi itu harus menjaga kebersihan dengan membasuh tangan menggunakan sabun atau pun hand sanitizer.

Selain itu, mereka juga diharuskan untuk menggunakan pelindung wajah berupa masker.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved