Virus Corona
Penjelasan Ahli Soal Kapan Wabah Virus Corona akan Berakhir dan Bagaimana Cara Memeranginya
Seorang profesor epidemiologi penyakit menular di Edinburgh University, Mark Woolhouse, mengatakan, negara butuh strategi untuk keluar dari corona.
TRIBUNPALU.COM - Sebanyak 200 ribu orang lebih di dunia telah terinfeksi virus Corona.
Hingga berita ini diturunkan, 10.046 kematian global tercatat per Jumat (20/4/2020).
Wabah corona telah mewabah di 181 wilayah di dunia.
13 negara telah menerapkan lockdown.
Daftar negara tersebut antara lain China, Italia, Denmark, El Salvador, Spanyol, Filipina, Irlandia, Polandia, Belgia, Prancis, Lebanon, Selandia Baru, dan Malaysia.
Tempat-tempat yang dulu penuh dengan hiruk pikuk rutinitas sehari-hari telah menjadi layaknya kota hantu.
Pembatasan besar-besaran diberlakukan.
• Donald Trump Tuding Lambatnya China dalam Informasikan Virus Corona Jadi Penyebab Dunia Menderita
• Anggap Corona Flu Biasa, Bintang Marvel Evangelina Lilly Tolak Isolasi Diri & Kirim Anak Camping
Sekolah yang diliburkan sementara, hingga bekerja di rumah, diterapkan selama wabah Corona menyerang.
Orang-orang dilarang untuk melakukan perjalanan jauh dan berkumpul dalam kerumunan.
Semua tindakan tersebut adalah respons global yang tak tertandingi terhadap wabah Covid-19.
Lantas, kapan kah wabah virus Corona akan berakhir, dan kehidupan kembali berjalan normal?

Dilansir BBC.com, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan keyakinannya bahwa Inggris akan berhasil memerangi wabah dalam 12 minggu ke depan.
Namun, sebenarnya, tindakan memerangi Covid-19 masih jauh dari akhir.
Butuh waktu lama untuk menumpasnya, yang mungkin dapat bertahun-tahun.
Seorang profesor epidemiologi penyakit menular di Edinburgh University, Mark Woolhouse, mengatakan, negara butuh merencanakan strategi untuk keluar dari wabah.