Penggunaan Masker Non-Medis saat Pandemi Virus Corona, Apa Kata Ahli Kesehatan Dunia?

Kini penggunaan masker non-medis mulai disarankan WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Twitter/@abc7community
ILUSTRASI masker kain atau masker non-medis. Masyarakat umum dapat menggunakan masker non-medis, seperti masker kain, atau menggunakan syal untuk menutup hidup dan mulut saat berada di bandara. 

TRIBUNPALU.COM - Untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengenakan masker.

Sejak virus corona menjadi pandemi global, masker medis semakin langka.

Namun, kini penggunaan masker non-medis mulai disarankan WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Sebelumnya, kedua lembaga ini mengimbau agar orang yang tidak sakit, flu atau batuk, tidak dianjurkan mengenakan masker.

Sebab, para petugas kesehatan di seluruh dunia menghadapi kekurangan masker N895 dan alat pelindung.

Bahkan, pejabat kesehatan masyarakat telah memeringatkan orang-orang untuk tidak menimbun masker.

 

Virus Corona Covid-19, Kenali Bentuk, Ciri-ciri, Gejala, hingga Siapa Saja yang Berisiko Terinfeksi

Bahaya Virus Corona Dapat Diketahui dari Gejala Ringan hingga Berat, Simak 11 Cara Pencegahannya

Namun, pedoman resmi itu mungkin bergeser.

Sebab, dalam sebuah pernyataan Presiden Amerika Serikat menyatakan penggunaan masker non-medis dapat didiskusikan.

"Bisa jadi itu seperti untuk jangka waktu terbatas," kata Trump seperti melansir New York Times, Rabu (1/4/2020).

Hal itu dibenarkan Direktur CDC, Robert Redfield dalam sebuah wawancara di National Public Radio.

Lembaga ini sedang meninjau pedoman tentang siapa saja yang dapat dianjurkan untuk mengenakan masker selama wabah virus corona ini berlangsung.

Menurut data terbaru, tingkat penularan yang tinggi dari orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala.

Kekhawatiran Fairuz A Rafiq saat Tahu Sang Kakak Praktik di RS Rujukan Virus Corona Covid-19

Menkumham Yasonna Laoly Wacanakan Pembebasan Napi Koruptor untuk Cegah Penyebaran Corona di Penjara

Masker dapat kurangi transmisi virus

Redfield mengatakan pedoman tentang penggunaan masker ditinjau secara kembali secara klinis.

"Ini dilakukan untuk melihat apakah ada nilai tambahan potensial bagi individu yang terinfeksi atau individu yang mungkin terinfeksi tanpa gejala," ungkap dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved