Breaking News:

Virus Corona

Tanggapi Desakan Ahli terkait Corona, WHO Siapkan Panduan Operasional & Perketat Izin Pasar Basah

Tanggapi desakan para pakar sekaligus cegah pandemi akibat zoonosis, WHO siapkan panduan operasional dan perketat izin pasar basah atau hewan liar.

Manan VATSYAYANA / AFP
Penduduk yang memakai masker dam mempraktekkan jarak sosial ketika mereka menunggu di belakang garis sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19, di pasar basah di Hanoi pada 19 April 2020. 

TRIBUNPALU.COM - Para ahli konservatif prihatin mengenai perburuan hewan liar yang diperjualbelikan sebagai daging konsumsi.

Keprihatinan itulah yang membuat mereka mendesak World Health Organization (WHO) untuk menutup pasar hewan liar di seluruh dunia.

Hal tersebut tak lepas dari kekhawatiran mereka soal masa depan akan adanya pandemi baru yang bisa saja terjadi akibat penularan dari satwa liar.

Seperti diketahui, wabah SARS-CoV-2 atau Covid-19 diduga berasal dari pasar perdagangan hewan liar di Kota Wuhan, China.

Di pagebluk virus corona seperti ini, sangat tepat bagi ratusan ahli konservatif untuk menekan WHO segera menutup perdagangan satwa liar yang tak hanya bisa menyebabkan wabah baru, tapi juga melindungi spesies satwa dari kepunahan.

Ratusan Ahli Desak WHO Tutup Pasar Satwa Liar: tak Lagi Murah, Hewan Liar malah Jadi Kuliner Mewah

Desakan para ahli untuk WHO

Dikutip dari The Independent yang tayang Rabu (8/4/2020), lebih dari 200 ahli terlibat dalam aksi ini.

Para ahli tersebut tergabung dalam sebuah gerakan dan telah menandatangani surat terbuka.

Termasuk dalam surat terbuka tersebut yakni beberapa ahli konservasi dari Born Free, International Fund for Animal Welfare, Bat Conservation Trust, dan Zoological Society of London.

Mereka tak hanya menginginkan pasar hewan liar ditutup, tetapi juga mendesak adanya peraturan yang melarang pemanfaatan satwa liar sebagai obat tradisional.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved