Breaking News:

Menhub Budi Karya Buka Layanan Transportasi, Mensesneg Pratikno Tegaskan Mudik tetap Dilarang

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan bahwa pemerintah tetap melarang mudik bagi masyarakat pada hari raya Idul Fitri 1441 H.

Kompas.com/Singgih Wiryono
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melonggarkan pembatasan perjalanan di tengah pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia.

Yakni dengan membuka kembali izin operasi sejumlah layanan moda transportasi, yang berlaku mulai Kamis (7/5/2020) hari ini.

Menanggapi kelonggaran pembatasan perjalanan tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan bahwa pemerintah tetap melarang mudik bagi masyarakat pada hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Jadi, mudik bukanlah yang dikecualikan dalam pembatasan perjalanan. Artinya, mudik tetap dilarang," ujar Pratikno kepada wartawan, Rabu malam, (6/5/2020).

Menurutnya surat edaran Gugus Tugas nomor 4 tahun 2020 merupakan penjelasan teknis Peraturan Menteri Perhubungan nomor 25/2020 tentang pengendalian transportasi selama musim mudik idul fitri 1441 Hijriah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. 

Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru Mei 2020, Mi Note 10 Pro dengan Kamera Penta 108 MP Dijual 6 Jutaan

Jokowi Teken Perppu, Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Ditunda Hingga Desember karena Corona

Dalam surat edaran tersebut terdapat pengecualian pembatasan perjalanan, diantaranya orang-orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan kegiatan.

 "Seperti pelayanan percepatan penanganan Covid-19,  pelayanan pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum, pelayanan kesehatan , pelayanan kebutuhan dasar, pelayanan pendukung layanan dasar,  dan pelayanan fungsi ekonomi penting," katanya.

Selain itu yakni perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia. 

"Repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), WNI, dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah sampai ke daerah asal, sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved