Kabar Internasional
Jalan Kaki Hindari Lockdown, Belasan Buruh Migran India Tewas Terlindas Kereta saat Tertidur di Rel
Berjalan kaki menyusuri rel kereta demi hindari lockdown nasional India, 16 buruh migran tewas terlindas kereta api saat tertidur di atas rel.
TRIBUNPALU.COM - Kecelakaan tragis menimpa rombongan buruh migran yang berusaha melarikan diri dari lockdown di India akibat Covid-19 yang tengah mewabah.
Buruh asal Madhya Pradesh bermaksud pulang kampung dengan berjalan kaki menyusuri rel kereta api yang mengarah ke negara bagian asal mereka.
Setidaknya 16 buruh migran terlindas ketera barang hingga tewas saat tertidur lelap di atas rel.
Kecelakaan itu terjadi pada Jumat (8/5/2020) pukul 05.15 waktu setempat di antara Jalna dan distrik Aurangabad, hampir 260 km dari Kota Pune, Maharashtra.
• Setelah Buka Lockdown, India Hadapi Bencana Kebocoran Gas Beracun, 800 Warga Dirawat, 13 Orang Tewas
Dikutip dari The Hindu Business Line, seorang petugas kepolisian bernama Santosh Khetmalas ikut angkat bicara.
Menurutnya, para pekerja berjalan di sepanjang rel kereta api ke Bhusawal dari Jalna di Maharashtra tengah, dalam perjalanan ke kampung halaman mereka di Madhya Pradesh.
“Para pekerja, yang bekerja di pabrik baja di Jalna, pergi ke Negara Bagian mereka dengan berjalan kaki tadi malam. Mereka datang sampai Karmad dan tidur di rel saat mereka lelah, ”kata Santosh Khetmalas.
Sementara dilansir The Hindu, otoritas kepolisian Karmad juga memberikan keterangan terkait kecelakaan tragis itu.
Kepala Inspektur Polisi Aurangabad Rural, Mokshada Patil menjelaskan beberapa korban yang berhasil menyelamatkan diri dari insiden tersebut.
“Sekitar pukul 5:15 pagi, sebuah kereta barang menabrak beberapa pekerja di jalur kereta api dekat Karmad, menewaskan 16 dari mereka. Salah satu dari mereka terluka dan kami membantu tiga lainnya yang untungnya lolos dari tragedi itu saat menyadari apa yang sebenarnya terjadi, ”kata Mokshada Patil.
Kepolisian Karmad dan tim penyelamat berusaha mengumpulkan bagian-bagian tubuh para pekerja yang telah termutilasi dan berserakan di sepanjang rel kereta api itu.
Rombongan migran itu berusia antar 20 dan 35 tahun yang merupakan buruh dari Umarya dan Shahdol di Madhya Pradesh dan bekerja di Perusahaan SRG di Jalna, Maharashtra.
• Lockdown di India, Kawanan Flamingo Ambil Alih Kecantikan Danau di Kota Mumbai saat Pandemi Covid-19
Lewat akun Twitter ofisialnya, kementerian kereta api India telah menindaklanjuti tragedi ini dengan cepat.
"Pada dini hari hari ini setelah melihat beberapa pekerja di jalur, kereta loco pilot barang mencoba menghentikan kereta tetapi akhirnya menabrak mereka antara stasiun Badnapur dan Karmad di bagian Parbhani-Manmad. Terluka telah dibawa ke Rumah Sakit Sipil Aurangabad. Permintaan sudah dipesan," tulis @RailMinIndia, Jumat (8/5/2020) pagi.
Perdana Menteri, Narendra Modi turut menyatakan kesedihan atas peristiwa tragis itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/railways24.jpg)