Breaking News:

Bupati Tolitoli Sebut Program READSI dari Kementan Mampu Gerakkan Ekonomi Wilayah

Bupati Tolitoli, Mohammad Saleh Bantilan mengaku terbantu dalam membangun sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan hadirnya READSI

TRIBUNNEWS/HO
FOTO ILUSTRASI - Anggota Sekolah Mama Berkebun memanen semangka di sela acara expo 'Mari Menanam dan Mengkonsumsi Sayuran' di Desa Jerili, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Jumat (17/5/2019). 

Rustan menjelaskan dengan pendampingan secara terus menerus oleh tenaga fasilitator desa dan penyuluh, Kelompok Wanita Tani berhasil dibentuk untuk memanfaatkan lahan pekarangan hingga saat ini hasil pertanian dapat menjadi sumber pendapatan.

"Wanita tani ini mulai melakukan kegiatan bercocok tanam komoditi sayuran di lahan pekarangan mereka bermodal 20 ribu hingga saat ini hasil penjualan sudah bertambah menjadi Rp 1,5 juta," bebernya.

Saat ini, wanita tani Desa Puse bercocok tanam sayuran dan buah.

Di antaranya sawi, kangkung, cabai, kacang panjang, ketimun dan jagung dan akan terus divariasikan sehingga kedepan bisa menjadi pendapatan mandiri masyarakat khususnya kaum ibu.

"Terimakasih yang tak terhingga kepada Bapak Komandan SYL, Menteri Pertanian dan semua pihak yang ikut mensupport kami. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan terus berjalan sesuai dengan harapan kita bersama," ujar Rustan.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan mengatakan program READSI merupakan salah satu program Kementan yang mendukung terwujudnya Visi Pembangunan Pertanian yaitu tercapainya kedaulatan pangan dan meningkatnya kesejahteraan petani serta mendukung suksesnya program regenerasi petani.

Kementan bersama pemerintah daerah mengoptimalkan program tersebut dengan memberdayakan penyuluh dan petani.

3 Kelompok Tani Kakao di Sulteng Kantongi Sertifikat Organik dari SNI, EUZ dan UTZ

"Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, tujuan yang dicapai yakni untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Petani pun mampu mengelola lahannya dengan lebih baik sehingga pembangunan pertanian yang maju, mandiri dwn modern terwujud," jelas Suwandi.

Perlu diketahui, program READSI dilaksanakan di enam provinsi dan 18 kabupaten.

Enam provinsi yang disasar tersebut terdiri atas empat provinsi di Pulau Sulawesi dan 2 provinsi di kawasan perbatasan.

Halaman
123
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved