Polisi di Sulawesi Selatan Gunakan Dua Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ayam untuk Warga Tak Mampu
Fahmi menyumbangkan dua bulan gajinya sebagai wujud kepeduliannya terhadap warga yang kurang mampu dan terkena dampak pandemi virus corona Covid-19.
TRIBUNPALU.COM - Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kehidupan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang kurang mampu.
Sehingga, muncullah inisiatif dari orang-orang untuk saling berbagi dan meringankan beban orang lain.
Seperti yang dilakukan oleh Aipda Fahmi, seorang Bhabinkamtibmas di Polsek Bajo, Polres Luwu, Sulawesi Selatan.
Dilansir Kompas.com, Aipda Fahmi menyumbangkan dua bulan gajinya untuk membeli seekor sapi dan ayam, serta bahan pokok guna.
Itu ia lakukan untuk berbagi dengan kaum dhuafa, guru mengaji dan pembina pondok pesantren di wilayah desa binaannya.
Fahmi menyumbangkan dua bulan gajinya sebagai wujud kepeduliannya terhadap warga yang kurang mampu dan terkena dampak pandemi virus corona Covid-19.
Sapi yang telah dibeli dari sumbangan dua bulan gajinya, disembelih lalu dikemas dalam kantong berukuran satu kilogram.
Selain sapi, Fahmi juga mengemas ayam potong untuk dibagikan.
• Viral Video Kor Online Umat Katolik Nyanyikan Lagu Selamat Lebaran, Ini Deretan Faktanya
• Pelaksanaannya Boleh Dijeda, Berikut Niat dan Keutamaan Puasa Syawal setelah Idul Fitri
• Polisi Sebut Dalang Penembakan Tenaga Medis di Papua Sama dengan KKB yang Serang Pos Polisi Paniai
Paket bantuan gratis kepada warga kurang mampu tersebut disalurkan lewat kelompok agamawan seperti Lazis, kepala desa dan sebagian diantarkan langsung.
“Yang mendasari untuk berbagi di momen Lebaran tahun ini adalah rasa memiliki terhadap masyarakat, di saat hari berbahagia ini orang berbahagia dengan memakai baju baru, atau makanan enak di rumah, mereka berbelanja daging sapi dan ayam potong di pasar, tentu tidak semua orang bisa menikmati hal seperti ini,” kata Fahmi, saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2020).
Ia sengaja menyisihkan 2 bulan gajinya untuk membeli sapi dan 100 ekor ayam tak lain untuk dibagikan kepada warga kurang mampu, guru mengaji dan pembina pondok pesantren
“Kami berikan daging kepada warga kurang mampu agar mereka ikut merasakan kebahagiaan momen Idul Fitri, jangan sampai di saat kita bahagia, ada tetangga atau warga yang merasakan kelaparan,” ucap Fahmi.
• Sempat Dirawat, Eks Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari sudah Kembali ke Rutan Pondok Bambu
• Sejumlah Negara Mengalami Penurunan Kasus Covid-19, WHO Ingatkan Potensi Puncak Kedua
• Presiden Jokowi Minta Masyarakat Berdamai dengan Corona, Dokter Tirta: La Ini Salah Kaprah
Selain penyalurannya lewat kelompok agamawan dan kepala desa, Fahmi juga mengantar sendiri bantuan tersebut di desa binaannya, salah satunya yakni di Desa Jambu, Kecamatan Bajo.
Di sana, Fahmi menyusuri lorong demi bertemu langsung dengan warga yang layak untuk mendapatkan bantuan berupa daging sapi, daging ayam, beras dan minyak goreng.
Kepala Desa Jambu, Rujnah Lonja, mengatakan, sejak Fahmi bertugas di desanya, banyak perubahan sosial yang terjadi termasuk keagamaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/5ecb99.jpg)