Breaking News:

Pengakuan Warga Cianjur yang Unggah Tulisan Jokowi Tak Lulus UGM di Twitter: HPnya Diretas

ES menyebar konten penghinaan pada Jokowi melalui akun Twitter @IntelBuahbuahan yang isinya mengatakan Jokowi tidak lulus dari UGM.

ThinkStock via Kompas.com
ILUSTRASI penangkapan. Seorang warga Kampung Pasekon RT 04/09, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisial ES (58) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. 

TRIBUNPALU.COM -Seorang warga Kampung Pasekon RT 04/09, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisial ES (58) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

ES diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Penangkapan terduga pelaku penyebaran konten penghinaan terhadap Presiden RI ini dilakukan Satreskrim Polres Cianjur, Jumat (29/5/2020) dini hari.

ES menyebar konten penghinaan pada Jokowi melalui akun Twitter @IntelBuahbuahan yang isinya mengatakan Jokowi tidak lulus dari UGM.

Seorang Warga Cianjur Ditangkap Polisi setelah Unggah Tulisan Jokowi Tak Lulus UGM di Twitter

Cerita Nycta Gina Bertemu Rizky Kinos setelah Rencana Pernikahannya dengan Mantan Pacar Gagal

Ungkap Kondisi setelah Operasi Pengangkatan Kista, Feby Febiola: Tak Mau Berpikiran Negatif

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Ini Penjelasan Menteri Agama Soal Nasib Uang Jamaah yang Sudah Disetor

Seputar Pamitnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada Warga Surabaya

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan saat ini ES, pria kelahiran Jakarta yang menetap di Cianjur itu ‎belum dilakukan penahanan oleh penyidik karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Belum ditahan, untuk perkembangan langsung ke Kasatreskrim," ucap Juang saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (2/6/2020).

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdhani ‎menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara ES mengaku akun twitternya diretas atau dihack.

"Pengakuannya di-hack, kami masih menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui apakah benar akun Twitter-nya di-hack atau hanya alasan," tutur‎ Niki pada Tribunnews.com.

Niki menambahkan untuk sementara ES tidak dilakukan penahanan dan statusnya masih saksi.

Hasil laboratorium rekam digital-lah yang bakal menentukan status hukum ES.

Sementara ini ES hanya dikenakan wajib lapor karena ancaman hukuman kasus ini di bawah lima tahun.

Polisi terus memantau ‎aktivitas dan memeriksa postingan di akunnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Unggah Tulisan Jokowi Tak Lulus UGM di Twitter, Warga Cianjur Mengaku Handphonenya Diretas
Penulis: Theresia Felisiani

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved