Breaking News:

Usul Jusuf Kalla soal Sekolah Dibuka saat New Normal: 20 Orang per Kelas dengan Pembagian Shift

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) memberikan saran mengenai wacana sekolah dibuka kembali saat new normal.

Istimewa via Tribunnews.com
Jusuf Kalla 

"Kalau dulu satu kelas itu 30-40 anak, sekarang ini untuk menjaga jarak maka satu kelas itu maksimum 20," ujar Kalla.

Oleh sebab itu, diperlukan ruangan kelas lebih banyak untuk menampung seluruh siswa.

Akan tetapi, menurut Kalla, langkah tersebut tidak bisa dilakukan dan ia memilih adanya pembagian shift.

"Artinya harus disiapkan kelas lebih banyak dua kali lipat," papar Jusuf Kalla.

"Karena itu maka tidak mungkin pada masa ini, maka tentu caranya bisa seperti shift," sambungnya.

Jusuf Kalla menambahkan, para pelajar yang bertempat tinggal di wilayah zona merah masih tetap melaksanakan belajar di rumah. 

"Ada sekolah pagi, ada sekolah sore, yang masih daerah merah tetap sekolah online," ujar Kalla.

Ia menyebut, penerapan new normal di sekolah berbeda dengan di rumah ibadah dilihat dari waktu aktivitasnya.

"Kalau sekolah memang agak berbeda dengan rumah ibadah."

"Rumah ibadah itu paling lama setengah jam sudah selesai shalat Jumat, shalat lima waktu, tidak lebih dari itu," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved