Breaking News:

Lonjakan Kasus Virus Corona di Kota Palu, Gugus Tugas Covid-19 Sulteng: Mereka termasuk OTG

Angka kasus infeksi virus corona Covid-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

(Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)
ILUSTRASI update informasi virus corona Covid-19. Angka kasus infeksi virus corona Covid-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

TRIBUNPALU.COM - Angka kasus infeksi virus corona Covid-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Per Minggu (7/6/2020) lalu, jumlah orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona di wilayah Sulawesi Tengah bertambah 20 orang.

Dari 20 orang itu, 16 orang merupakan warga Kota Palu, dua orang dari Kabupaten Morowali, satu orang dari Kabupaten Parigi Moutong, dan satu orang dari Kabupaten Donggala.

Sebelumnya, sejak 23 Mei 2020, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palu hanya berjumlah 19 orang.

Sehingga, total kasus infeksi Covid-19 di Kota Palu menjadi 35 orang.

Data Virus Corona di Sulawesi Tengah Selasa, 9 Juni 2020: Tercatat 159 Positif, 260 ODP, dan 24 PDP

Tak Hanya Serang Saluran Pernafasan, Virus Corona Covid-19 Juga Sebabkan Gangguan Otak dan Jantung

Merasa Berat Mengakhiri PSBB di Surabaya Raya, Khofifah Sebut Bisa Lebih Berbahaya ketimbang Jakarta

Pakar Epidemiologi Sudah Prediksi Kasus Harian Tertinggi Covid-19 di Indonesia, Hari Ini Capai 1.043

Pandemi Covid-19, Arab Saudi Pertimbangkan Wacana Batasi Kuota Jemaah Haji Hanya 20 Persen

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tengah dr. Jumriani Yunus mengatakan, ke-20 orang itu terkonfirmasi positif saat datang ke Kantor Dinas Kesehatan untuk melakukan perjalanan ke Jakarta.

"Jadi kita lakukan swab pada 5 Juni 2020, karena masuk Jakarta perlu PCR (polymerase chain reaction). Dan ternyata sungguh mengejutkan dari 28 orang yang kita periksa. 20 orang positif," kata Jumriani, Selasa (9/6/2020).

20 orang yang positif Covid-19 tersebut termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

Dengan adanya temuan itu, Jumriani khawatir masih banyak OTG yang tidak tahu telah membawa virus corona.

"Makanya kenapa kita mau melakukan pemeriksaan rapid ini secara masif, untuk melihat sampai di mana penyebarannya (Covid-19) di Kota Palu," ujarnya.

Jumriani berharap rapid test massal secepatnya dilakukan untuk memutus penyebaran virus corona.

"Ini harus cepat dilakukan, tidak boleh tidak. Karena arus lalu lintas darat, laut, dan udara sudah terbuka. Orang sudah bisa melakukan perjalanan. Kota Palu harus cepat lakukan tracing tidak boleh lambat-lambat lagi," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 di Palu, Ini Penjelasan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sulteng"
Penulis : Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved