Joe Biden Menjadi Presiden Katolik Kedua dalam Sejarah AS, Paus Fransiskus Beri Ucapan Selamat
Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, pada Kamis pagi (12/11/2020).
TRIBUNPALU.COM - Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus, mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, lewat sambungan telepon pada Kamis pagi (12/11/2020).
Seperti diketahui, Joe Biden dan pasangannya, Kamala Harris, memenangkan suara elektoral dengan mengumpulkan 290 suara, sementara rivalnya Donald Trump memperoleh 214 suara elektoral.
Menurut pernyataan dari tim transisi Biden-Harris, pasangan Partai Demokrat itu tengah membahas beberapa kebijakan.
Kemungkinan, Joe Biden tak akan meneruskan kebijakan dari pemerintahan sebelumnya.
Baca juga: Pembangunan Jurassic Park di Kawasan Taman Nasional Komodo Jadi Sorotan Media Asing
Baca juga: Pegawai Senior KPK Undur Diri, Novel Baswedan: Perubahan Membuat Pejuang Satu Per Satu Pergi

Joe Biden akan menjadi presiden Katolik kedua dalam sejarah AS, setelah John F Kennedy.
Dikenal sebagai sosok yang sangat beriman, Biden sering memberikan pidato dengan referensi bahasa alkitabiah atau kata-kata Paus.
Misalnya, pada minggu terakhir kampanye kepresidenan, Biden mengutip kutipan anti-populisme dari ensiklik Paus yang terbaru.
Npr.org melaporkan, Biden telah menyusun rencana ambisius untuk mengatasi krisis iklim global.
Joe Biden diketahui berencana untuk mencabut batas pemukiman bagi pengungsi Amerika Serikat, yang telah diturunkan Donald Trump sebelumnya.
"Presiden terpilih mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama atas dasar keyakinan bersama, martabat dan kesetaraan semua umat dalam berbagai masalah," ungkap pernyataan tim transisi Biden.

Pernyataan itu juga menerangkan beberapa hal yang menjadi sorotan, seperti merawat yang termarjinalkan dan miskin, menangani krisis perubahan iklim global dan menyambut imigran serta pengungsi ke Amerika Serikat.
Paus Fransiskus telah blak-blakan tentang masalah ini.
Dia juga berulang kali meminta para pemimpin global untuk mengambil lebih banyak tindakan untuk menghadapinya.
Baca juga: Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Tak Mau Mengakui Kemenangan Joe Biden
Baca juga: Rencana Joe Biden Tangani Pandemi Covid-19 Berbasis Sains, Epidemiolog UI: Perlu Dicontoh NKRI
Baca juga: WHO Berharap Dapat Bekerjasama dengan Pemerintahan Joe Biden - Kamala Harris Perangi Covid-19
Kritik Paus Fransiskus pada Pilpres AS 2016
Reuters melaporkan, pada Februari 2016, ketika Trump masih menjadi kandidat presiden, Paus Fransiskus mengkritik janjinya untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko.