Debat Kandidat Pilgub Sulteng 2020

Perbaikan Insfrastruktur, Begini Solusi 2 Calon Gubernur Sulteng

Kedua kontestan Pilgub Sulteng sepakat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulteng tidak mampu menangani seluruh persoalan pembangunan

Editor: mahyuddin
handover/gemasulawesi.com
Pasangan calon Gubernur Sulawesi Tengah kompak mengenakan kemeja putih dan peci hitam saat mengikuti Debat publik Pemilihan Gubernur (Pilgub) 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kedua kontestan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng sepakat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulteng tidak mampu menjangkau seluruh persoalan infrastruktur daerah.

Kendati demikian, keduanya memiliki solusi agar persoalan infrastruktur daerah yang menjadi prioritas dapat segera teratasi.

Hal itu disampaikan keduanya saat mengikuti debat kandidat Pilgub Sulteng 2020 yang digelar KPU di Swiss-Bellhotel Silae Palu, Jl Malonda Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Kota Palu, Sabtu (14/11/2020).

Pantauan TribunPalu.com, moderator memperlihatkan gambar di layar LED berupa jalan di pedesaan dan pulau.

Pertanyaannya pun perihal upaya pasangan calon gubernur dalam peningkatan pelayanan publik agar mudah diakses.

Baca juga: Ditanya Moderator Soal Penanganan Ekonomi Sosial, Rusdi Mastura Balik Bertanya ke Hidayat Lamakarate

Baca juga: Pro Kontra Seputar RUU Larangan Minuman Beralkohol, Kata KPAI hingga Asosiasi Distributor Minol

Baca juga: Pernikahan Putri Rizieq Shihab: Tamu Pakai Masker, Tak Ada Jaga Jarak, Nama Anies Baswedan Disebut

Pasangan Rusdi Mastura- Mamun Amir mendapat giliran pertama menjawab pertanyaan tim ahli yang dibacakan Anisha Dasuki.

 “Jika saya dipercaya menjadi gubernur, saya akan buka jalan itu. Tapi permasalahannya PAD kita ini baru Rp1 triliun sehingga tidak mampu mencakup semua pembangunan. Maka tidak ada jalan lain selain meningkatkan pendapat kita untuk mengcover seluruhnya,” ucap Rusdi Mastura.

Tak hanya itu, Wali Kota Palu periode 2005-2015 itu menambahkan, pihaknya juga akan menargetkan pembangunan pelabuhan di berbagai titik untuk membantu perekonomian petani.

Sementara jawaban pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala lebih mengarah pada pelibatan kementerian dan investor.

“Kita membangun jaringan dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan infrastruktur kita terselesaikan,” ujar Hidayat Lamakarate.

Dia menambahkan, pemerintah sudah melakukan pembangunan secara bertahap sehingga di periodenya nanti, pihaknya tinggal membangun jaringan lembaga terkait.

Baca juga: Asteroid 2020 ST1 Melintas Dekat Bumi: Ukurannya Cukup Besar, Adakah Potensi Bertabrakan?

Baca juga: Penjelasan Pertamina Soal Rencana KLHK Akan Hapus Premium Pada Awal 2021

Baca juga: Pernikahan Sule dan Nathalie Holscher Digelar Besok, Tayang di TV dan YouTube RANS Entertainment

Jawaban itu kemudian ditanggapi calon Wakil Gubernur Mamun Amir.

“Kami punya program bantuan subsidi pemerintah untuk setiap kabupaten kota sebesar Rp100 miliar. Dana itu dari target PAD provinsi Rp4,4 triliun. Dana subsidi itu untuk menyelesaikan setiap persoalan di kabupaten, dalam rangka menyelesaikan infrastruktur jalan,” jelas anggota DPD periode 2014-2019 tersebut.

Pilgub Sulteng 2020 mempertemukan pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala diusung koalisi Gerindra dan PDIP, serta didukung Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang (PBB) dan PSI.

Sementara Rusdi Mastura- Ma’mun Amir diusung 10 partai politik yaitu, Nasdem, PAN, Hanura, Partai Garuda, PKB, Perindo, Golkar, PKS, PPP dan PRD.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved