Terorisme MIT Poso
Anggota MIT Poso Tersisa 11 Orang, Polri Sebar Foto Ali Kalora dkk, Kerap Menyamar Jadi Warga Lokal
Ini nama dan foto 11 anggota kelompok MIT Poso yang menjadi buronan aparat. Medan pelarian yang sulit dan kerapnya menyamar jadi kendala penangkapan.
TRIBUNPALU.COM - Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Ali Kalora, kini masih dalam buruan aparat gabungan setelah diduga kuat menjadi pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah di Sigi, Sulawesi Tengah.
Terhitung ada empat korban meninggal dunia akibat peristiwa yang terjadi pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 10.30 Wita itu.
Akibatnya, hingga kini belum ada warga kembali ke rumah mereka setelah terjadi insiden mengenaskan di wilayah Trans Lewunu, Dusun 5, RT 13, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Mereka memilih mengungsi ke desa terdekat maupun ke sanak keluarganya di desa lain.
Baca juga: Pasca-teror MIT di Sigi, Sulteng, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah
Menyikapi aksi terorisme tersebut, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis telah memerintahkan personelnya menindak tegas kelompok teroris MIT.
Ia meminta anggotanya tak ragu menembak mati kelompok pimpinan Ali Kalora itu apabila melawan.
“Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka. Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja,” kata Idham melalui keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).
Bahkan, tindakan itu mendapat kecaman keras dari Presiden Joko Widodo.
"Saya mengutuk keras segala bentuk tindak teror dan di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Saya perlu menegaskan bahwa tak ada satupun tempat di Tanah Air bagi tindak terorisme," ujar Jokowi dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @jokowi, kemarin (1/12/2020).
Baca juga: Buru MIT di Sigi, Polri Ungkap Letak Geografis Jadi Kendala, Kapolri: Tembak Mati Jika Melawan
Kini aparat gabungan telah merilis daftar pencarian orang (DPO) dan menyebarkan foto 11 anggota kelompok MIT yang masih jadi buron hingga saat ini.
Jumlah tersebut termasuk pimpinannya, Ali Kalora.
Hal itu dibagikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono.
"Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan para DPO untuk segera menghubungi kepolisian terdekat," seperti tertulis dalam pengumuman tersebut.
Berikut nama-nama anggota kelompok MIT lain yang masuk DPO:
- Ali Ahmad alias Ali Kalora
- Qatar alias Farel alias Anas
- Askar alias Jaid alias Pak Guru
- Abu Alim alias Ambo
- Nae alias Galuh alias Mukhlas
- Khairul alias Irul alias Aslam
- Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama
- Alvin alias Adam alias Mus'ab alias Alvin Anshori
- Rukli
- Suhardin alias Hasan Pranata
- Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang