Rumah Mahfud MD Dikepung Massa, Rocky Gerung: Ada yang Kurang Pas dari Cara Kekuasaan Hadapi HRS

Rocky Gerung menanggapi pengepungan rumah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, Madura.

Tangkap layar YouTube via Grid.ID
Rocky Gerung 

"Ini menunjukkan bahwa politik hari ini merembes ke semua wilayah dan orang akhirnya jadi peka dengan keadaan di Jakarta."

"Ini menunjukkan bahwa suhu politik mulai meninggi," paparnya.

Oleh karena itu, keadaan seperti ini harus bisa dibaca dengan baik oleh pemerintah, terutama pemerintah pusat.

Melihat keadaan seperti ini, seharusnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bisa mengambil satu langkah politik yang bijak.

"Dan itu harus bisa dibaca dengan intelijen dengan baik lalu dirumuskan sebagai kebijakan oleh KSP, lalu tiba pada Presiden Jokowi dan mulai mengambil satu langkah politik yang bijak," imbuhnya.

"Terutama beberapa hari ini, karena terus menerus dianggap kekuasaan pamer peralatan kekerasan untuk membekuk Habib Rizieq."

"Jadi segala macam headline Jakarta itu diterjemahkan secara sangat taktis di Madura, karena memilih untuk berdemokrasi di rumah Pak Mahfud MD," pungkas Rocky Gerung.

Kronologi Rumah Ibunda Mahfud MD Digeruduk

Sebelumnya, sejumlah massa menggeruduk rumah Ibunda Menkopolhukam RI, Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan.

Tidak hanya itu, massa meneriaki nama Mahfud MD agar segera keluar dari rumah dan menemui mereka.

Meski massa sudah berteriak berkali-kali, tak ada satu pun orang yang keluar dari dalam rumah itu.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh TribunMadura.com, rumah tersebut sudah sekitar tiga bulan tidak lagi ditempati oleh Ibunda Mahfud MD.

Baca juga: Pemerintah Resmi Revisi Jumlah Libur Cuti Bersama di Akhir Tahun, 28-30 Desember Masuk Biasa

rumah Ibunda Menkopolhukam RI, Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Selasa (1/12/2020)
rumah Ibunda Menkopolhukam RI, Mahfud MD di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Selasa (1/12/2020) (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Warga setempat juga mengaku tidak tahu apa maksud dan keinginan sejumlah massa itu datang ke rumah Mahfud MD.

"Saya tadi nyuci di belakang. Lalu kok ada rame-rame," kata warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved