Dukung Sikap Jokowi yang Tegas pada Kelompok Intoleran, Rahayu Saraswati: Demi Keutuhan Bangsa

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mendukung kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo untuk menjaga persatuan di Indonesia.

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Politikus Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berpose usai wawancara khusus di kantor Redaksi Tribunnews.com di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Keputusan pemerintah melarang seluruh kegiatan sejumlah organisasi masyarakat yang dianggap dapat menimbulkan kekacauan ternyata mendapat dukungan dari Partai Gerindra.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mendukung kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo untuk menjaga persatuan di Indonesia.

Baca juga: Beri Dukungan untuk Gisel yang Tengah Terseret Kasus Video Syur, KD Justru Disindir Soal Hal Ini

Baca juga: Data WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 2 Januari 2021: Kasus Positif 2.498, Sembuh 1.714 orang

Baca juga: 3 Minggu Jalani Isolasi Mandiri Usai Dinyatakan Positif Covid-19, Nirina Zubir: Kuncinya Bersyukur

Termasuk sikap Jokowi yang tegas terhadap kelompok yang dinilai dapat membahayakan NKRI.

"Partai Gerindra mendukung kebijakan yang diambil Presiden Jokowi untuk menjaga persatuan Indonesia dengan bersikap tegas pada kelompok intoleran yang membahayakan masa depan NKRI, karena hal ini bukan soal siapa yang berkuasa tapi keutuhan bangsa ini," ungkap Saraswati kepada Tribunnews.com, Jumat (1/1/2020) melalui keterangan tertulis.

Sosok yang juga dikenal sebagai aktivis perempuan tersebut juga mengajak segala pihak untuk berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan.

"Dalam menyambut Tahun Baru 2021, Partai Gerindra menegaskan kita tetap berpegang teguh pada Empat Nilai Kebangsaan kita: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang harus tetap kita jaga selama hayat masih dikandung badan," ungkap Saraswati.

Lebih lanjut, Saraswati juga berharap tahun 2021 sebagai tahun kebangkitan dari krisis akibat pandemi Covid-19.

"Partai Gerindra menyambut tahun baru 2021 dengan penuh optimisme."

"Kami berharap 2021 sebagai tahun kebangkitan setelah kita melewati tahun 2020 yang sampai saat ini masih belum lepas dari pandemi Covid-19."

"Mari kita wujudkan 2021 sebagai tahun penyembuhan melalui program vaksinasi dari pemerintah," ungkapnya.

Baca juga: Kesal Disindir Hidup Enak Cuma Gara-gara Dinikahi Anak Orang Kaya, Nia Ramadhani: Mendingan Lu Mikir

Baca juga: Kasus Video Syur Gisel Tuai Sorotan dari Media Asing, Pertanya Undang-Undang Pornografi di Indonesia

Baca juga: Terseret dalam Kasus Video Syur, Michael Yukinobu: Manusia Pernah Alami Titik Terberat dalam Hidup

FPI Dilarang Berkegiatan

Sebelumnya diketahui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan penghentian segala kegiatan Front Pembela Islam (FPI).

Hal itu diungkapkan Mahfud MD dalam konferensi pers, Rabu (30/12/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved